Iran Nyatakan Tak Takut dengan Pengerahan Kapal Induk AS di Timur Tengah

Senin, 09 Februari 2026 - 05:46 WIB
loading...
Iran Nyatakan Tak Takut...
Iran nyatakan tak takut dengan pengerahan militer AS, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln, di Timur Tengah. Foto/US Navy
A A A
TEHERAN - Pemerintah Iran menyatakan tidak takut dengan pengerahan militer Amerika Serikat (AS), termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln, di kawasan Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menolak kemungkinan Teheran untuk menghentikan pengayaan uranium dalam negosiasinya dengan Washington, dan menegaskan bahwa negaranya tidak akan terintimidasi oleh ancaman perang oleh AS.

Araghchi mengatakan dalam sebuah forum di Teheran yang dihadiri oleh AFP bahwa Iran kurang percaya pada Washington dan meragukan bahwa pihak AS menanggapi negosiasi yang diperbarui dengan serius.

Baca Juga: Negosiator AS Sambangi Kapal Induk USS Abraham Lincoln di Tengah Ketegangan dengan Iran

Dia kemudian mengatakan bahwa Iran sedang berkonsultasi dengan mitra strategisnya; China dan Rusia, tentang perundingan tersebut.

"Mengapa kami begitu bersikeras pada pengayaan dan menolak untuk menghentikannya, bahkan jika perang dipaksakan kepada kami? Karena tidak ada yang berhak mendikte perilaku kami," kata Araghchi di forum tersebut.

"Pengerahan militer mereka di kawasan ini tidak membuat kami takut," ujarnya, merujuk pada kedatangan kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab, sebagaimana dikutip dari AFP, Senin (9/2/2026).

Amerika Serikat dan Iran membuka kembali negosiasi pada hari Jumat di Oman untuk pertama kalinya sejak perang 12 hari Israel dengan republik Islam tersebut pada Juni tahun lalu, yang sempat diikuti oleh AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved