Iran Nyatakan Tak Takut dengan Pengerahan Kapal Induk AS di Timur Tengah

Senin, 09 Februari 2026 - 05:46 WIB
loading...
A A A
Teheran berupaya agar sanksi ekonomi AS terhadap Iran dicabut, sebagai imbalan atas apa yang dikatakan Araghchi di forum itu sebagai "serangkaian langkah membangun kepercayaan terkait program nuklir".

Negara-negara Barat dan Israel—yang dianggap sebagai satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki senjata nuklir—mengatakan Iran berupaya memperoleh bom atom, yang dibantah oleh republik Islam tersebut.

"Mereka takut akan bom atom kami, sementara kami tidak mencarinya. Bom atom kami adalah kekuatan untuk mengatakan 'tidak' kepada kekuatan-kekuatan besar," kata Araghchi.

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar pada hari Minggu mengecam apa yang dia sebut sebagai "upaya rezim paling ekstrem di dunia untuk memperoleh senjata paling berbahaya di dunia", dengan menyatakannya sebagai "ancaman nyata bagi perdamaian".

AS dan Israel juga menginginkan negosiasi melampaui masalah nuklir dan mencakup rudal balistik Iran dan dukungan untuk kelompok-kelompok bersenjata di kawasan Timur Tengah, isu-isu yang ditolak Iran untuk dimasukkan dalam perundingan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu—yang dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Washington pada hari Rabu—bersikeras agar kedua komponen itu dimasukkan dalam negosiasi apa pun, kata kantornya pada Sabtu pekan lalu.

"Perdamaian Melalui Kekuatan"


Komentar Araghchi muncul setelah negosiator utama AS Steve Witkoff dan Jared Kushner mengunjungi kapal induk bertenaga nuklir USS Abraham Lincoln pada hari Sabtu, kata Komando Pusat (CENTCOM) AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved