Tak Mau Penjajahan Israel di Gaza Berlanjut, Hamas Tolak Pelucutan Senjata

Minggu, 08 Februari 2026 - 18:13 WIB
loading...
A A A
Meshaal mengatakan serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel adalah “titik balik”, dengan alasan bahwa konflik Gaza memaksa dunia untuk membuka kembali “pertanyaan kedua” tentang perjuangan Palestina itu sendiri.

“Banjir [Operasi Al-Aqsa] dan genosida ini menjadi perang yang dahsyat telah mengguncang dunia. Sekarang ada pertanyaan – perjuangan Palestina harus memiliki solusi,” katanya, merujuk pada serangan Oktober 2023, seraya menyambut baik semakin banyaknya negara yang mengakui negara Palestina, menyebut langkah-langkah tersebut “tidak cukup”.

“Fakta bahwa 159 negara telah menyetujui atau mengakui negara Palestina itu baik, tetapi itu tidak cukup. Bagaimana kita mewujudkan negara Palestina di lapangan? Itulah pertanyaan besar yang menjadi perhatian kita sebagai warga Palestina, sebagai orang Arab, sebagai Muslim, dan bersama teman-teman kita di seluruh dunia,” katanya.

Meshaal menyerukan negara-negara Arab dan Muslim untuk beralih dari “kebijakan defensif” ke “kebijakan ofensif” di arena diplomatik.

“Kita ingin menegaskan bahwa itu adalah entitas paria dan beban bagi keamanan, stabilitas, dan kepentingan internasional; untuk mengejarnya dan mengubahnya menjadi entitas yang kehilangan legitimasi internasionalnya sepenuhnya, seperti rezim apartheid di Afrika Selatan,” tambahnya.

“Kita adalah pemilik tujuan yang adil, dan terdakwa adalah orang yang melakukan kejahatan perang berupa genosida,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved