Tak Mau Penjajahan Israel di Gaza Berlanjut, Hamas Tolak Pelucutan Senjata

Minggu, 08 Februari 2026 - 18:13 WIB
loading...
A A A
Namun Israel terus melakukan serangan mematikan hampir setiap hari di seluruh Gaza, melanggar “gencatan senjata”, dan sejauh ini menolak untuk mundur dari apa yang disebut “Garis Kuning” di Gaza timur, batas informal yang memisahkan lebih dari setengah wilayah yang masih berada di bawah kendali militer Israel dari bagian Jalur Gaza lainnya. Israel telah membunuh setidaknya 576 warga Palestina dan melukai 1.543 lainnya sejak “gencatan senjata” terbaru dimulai.

“Masalahnya bukan Hamas dan pasukan perlawanan di Gaza memberikan jaminan; masalahnya adalah Israel, yang ingin mengambil senjata Palestina… dan memberikannya kepada milisi untuk menciptakan kekacauan,” katanya.

Baca Juga: Intelijen Iran Klaim Sukses Lumpuhkan Aset Mossad yang Dilatih untuk Perang Kota

Meshaal menunjuk pada usulan Hamas untuk gencatan senjata yang diperpanjang sebagai alternatif untuk membubarkan sayap militernya.

“Hamas mengusulkan gencatan senjata selama lima hingga tujuh hingga 10 tahun. Ini adalah jaminan bahwa senjata-senjata ini tidak akan digunakan,” katanya, menambahkan bahwa negara-negara mediator, yang memiliki “hubungan yang mendalam dengan Hamas, dapat membentuk jaminan”.

Meshaal menunjukkan bahwa jika orang-orang kembali ke asal mula konflik, masalahnya adalah tentang “pendudukan dan rakyat yang melawan pendudukan, dengan hak untuk menentukan nasib sendiri dan kemerdekaan”.

“Perlawanan adalah hak bagi rakyat di bawah pendudukan; itu adalah bagian dari hukum internasional dan agama-agama surgawi. Perlawanan adalah bagian dari ingatan bangsa-bangsa,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved