8 Fakta Rise Tower, Ambisi MBS Bangun Gedung dengan Ketinggian Capai 2 Km

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Mereka juga mempertimbangkan penggunaan peredam massa tertala dan sistem pengurangan getaran untuk mengatasi goyangan di tingkat atas. Ide-ide seperti mengintegrasikan turbin angin ke dalam desain dapat mengubah gaya alam ini menjadi sumber energi, membuat menara lebih stabil dan lebih berkelanjutan.

5. Fondasi untuk Menopang Beban

Dengan tinggi dua kilometer, Menara Rise akan memiliki berat lebih dari struktur apa pun yang pernah dibangun. Oleh karena itu, fondasinya harus mampu menopang beban vertikal dan lateral yang belum pernah terjadi sebelumnya. Fondasi dalam tradisional tidak akan cukup; sebaliknya, para insinyur kemungkinan akan merancang dasar yang menyebarkan beban di area yang luas sambil menancap jauh ke dalam tanah.

Studi geoteknik tingkat lanjut terhadap tanah gurun Riyadh akan memainkan peran penting dalam menentukan bagaimana fondasi dibangun. Fondasi yang dirancang untuk menahan beban bangunan yang sangat besar sekaligus menahan angin dan gempa bumi akan membuat proyek ini memungkinkan dan aman untuk generasi mendatang.

6. Beradaptasi dengan Iklim Gurun

Lingkungan tempat Menara Rise akan dibangun menghadirkan serangkaian tantangan uniknya sendiri. Iklim gurun Riyadh ditandai dengan panas ekstrem di siang hari, suhu yang lebih dingin di malam hari, dan badai pasir sesekali.

Material yang digunakan dalam konstruksi harus mampu menahan siklus ekspansi dan kontraksi yang konstan ini tanpa melemah seiring waktu. Kaca, baja, dan beton perlu direkayasa untuk menahan tekanan termal, sementara kulit bangunan harus memberikan insulasi dan perlindungan. Keberlanjutan juga berperan di sini, karena perangkat peneduh dan permukaan reflektif dapat mengurangi penggunaan energi sambil menjaga interior tetap nyaman.

7. Transportasi di Dalam Menara

Memindahkan orang secara efisien di dalam gedung yang menjulang setinggi dua kilometer ke langit mungkin merupakan tantangan logistik paling kompleks dari semuanya. Sistem lift tradisional tidak dirancang untuk jarak sejauh itu;

Di atas ketinggian tertentu, kabel menjadi terlalu berat dan tidak efisien. Karena alasan ini, para insinyur sedang mengeksplorasi teknologi seperti lift levitasi magnetik, yang dapat memindahkan orang secara vertikal dan horizontal. Kabin multi-dek juga sedang dieksplorasi yang memungkinkan lebih banyak orang untuk diangkut sekaligus.

8. Landmark Riyadh Berikutnya

Riyadh sudah mengalami perubahan pesat, dengan industri baru, proyek budaya, dan infrastruktur. Penambahan Rise Tower akan mempercepat transformasi ini, memposisikan ibu kota sebagai kota global terkemuka. Sama seperti Burj Khalifa yang menjadi identik dengan Dubai, Rise Tower siap untuk mendefinisikan Riyadh dan Arab Saudi. Rise Tower akan menampung hunian, kantor, hotel, pusat hiburan, dan bahkan taman udara.

Saat Rise Tower menjulang di atas cakrawala gurun, ia mengajak kita untuk membayangkan cara hidup, bekerja, dan terhubung yang baru di kota-kota vertikal masa depan. Akankah ia menjadi ikon budaya seperti Menara Eiffel di Paris atau simbol penemuan kembali seperti Burj Khalifa di Dubai? Hanya waktu yang akan menjawabnya. Namun satu hal yang pasti: Rise Tower mengajak kita untuk melampaui batas-batas arsitektur.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
5 Alasan Trump Ingin...
5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim
Senator AS Ancam Arab...
Senator AS Ancam Arab Saudi Cs Jika Tak Mau Normalisasi Hubungan dengan Israel
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
Tragedi di Wilayah Pemberontak...
Tragedi di Wilayah Pemberontak Myanmar, Puluhan Orang Tewas Akibat Ledakan
Meteor yang Tabrak Atmosfer...
Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah
Rekomendasi
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Berita Terkini
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved