AS Paksa Rusia dan Ukraina Akhiri Perang pada Juni

Sabtu, 07 Februari 2026 - 22:29 WIB
loading...
AS Paksa Rusia dan Ukraina...
AS paksa Rusia dan Ukraina akhiri perang pada Juni. Foto/X
A A A
MOSKOW - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan AS ingin perang dengan Rusia berakhir pada Juni. Dia menambahkan bahwa kedua pihak telah diundang ke AS untuk melakukan pembicaraan minggu depan.

"Amerika mengusulkan untuk pertama kalinya agar kedua tim negosiasi – Ukraina dan Rusia – bertemu di Amerika Serikat, mungkin di Miami, dalam seminggu. Kami telah mengkonfirmasi partisipasi kami," katanya, dilansir BBC.

Tidak ada komentar langsung dari Washington atau Moskow, tetapi Presiden AS Donald Trump telah mendorong pengakhiran konflik sejak ia kembali menjabat lebih dari setahun yang lalu.

Sementara itu, Rusia terus menyerang infrastruktur energi Ukraina - menyebabkan pemadaman listrik yang meluas selama kondisi cuaca dingin.

Dalam komentar yang dirilis pada hari Sabtu, Zelenskyy memberi tahu wartawan tentang apa yang terjadi selama putaran kedua pembicaraan perdamaian yang dimediasi AS di Abu Dhabi, yang berakhir pada hari Jumat tanpa laporan terobosan.

Zelenskyy mengatakan "masalah-masalah sulit tetap sulit", termasuk konsesi teritorial yang Ukraina berada di bawah tekanan untuk melakukannya.

Ia mengatakan para pihak membahas, untuk pertama kalinya, kemungkinan pertemuan trilateral antara para pemimpin, bukan hanya perwakilan, tetapi memperingatkan bahwa "elemen persiapan diperlukan untuk ini".



Ketika ditanya apakah telah diberikan kerangka waktu untuk kesepakatan, pemimpin Ukraina menjawab: "Amerika mengatakan bahwa mereka ingin menyelesaikan semuanya pada bulan Juni.

"Mengapa sebelum musim panas ini?" tambahnya. "Kami memahami bahwa masalah domestik mereka di AS akan berdampak." Masalah-masalah ini termasuk pemilihan paruh waktu November, yang dapat memengaruhi keseimbangan kekuasaan di pemerintahan AS.

Seiring berlanjutnya diplomasi, serangan Rusia terhadap fasilitas energi Ukraina juga terus berlanjut.

"Para penjahat Rusia melakukan serangan besar-besaran lainnya terhadap fasilitas energi Ukraina," tulis Menteri Energi Ukraina, Denys Shmyhal, di Telegram.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Berita Terkini
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved