5 Strategi Israel Mengobarkan Perang Saudara untuk Melemahkan Hamas

Minggu, 08 Februari 2026 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Kelompok militan tersebut, di bawah kepemimpinan Yasser Abu Shabab sebelum kematiannya, disorot oleh surat kabar tersebut sebagai satu-satunya kelompok yang melakukan aktivitasnya secara terbuka, membagikan video yang menyampaikan rasa percaya diri dan tantangan kepada Hamas.

Baca Juga: Jenderal Intelijen Rusia Ditembak 2 Kali di Moskow, tapi Selamat

4. Militan Anti-Hamas Tak Dapat Dukungan Rakyat Gaza

Laporan tersebut mengatakan bahwa kebijakan tersebut telah menghadapi reaksi negatif di wilayah pendudukan Israel, dengan evaluasi yang menunjukkan bahwa para militan tidak memiliki kekuatan organisasi atau dukungan publik yang diperlukan untuk menghadirkan ancaman nyata bagi Hamas atau faksi militernya.

Menurut surat kabar tersebut, para analis telah mengindikasikan bahwa tidak mungkin bagi kelompok-kelompok ini untuk menggantikan Hamas, yang dilaporkan telah mendapatkan kembali kekuasaannya dan memperkuat kendalinya selama gencatan senjata.

Laporan tersebut menyatakan bahwa para militan, tanpa kepemimpinan pusat atau organisasi yang jelas, menghadapi tantangan besar dalam upaya mereka untuk menggantikan Hamas.

5. Strategi Lama Israel di Lebanon

Artikel tersebut juga menyoroti kesamaan antara ketergantungan historis Israel pada militan sekutu di Lebanon sepanjang tahun 1980-an dan situasi saat ini, menekankan bahwa warisan pembantaian Sabra dan Shatila masih memengaruhi opini publik dan pandangan internasional.

Laporan tersebut mengingatkan bahwa militan yang didukung Israel bertanggung jawab atas pembunuhan massal warga Palestina selama perang Lebanon pertama, yang memicu kemarahan dan kecaman internasional yang signifikan terhadap Israel dan angkatan bersenjatanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved