Akademi Jenewa Ungkap Jumlah Korban Tewas di Gaza bisa Capai Lebih 200.000 Jiwa

Sabtu, 07 Februari 2026 - 12:17 WIB
loading...
Akademi Jenewa Ungkap...
Kerabat berduka, sambil menggendong jenazah bayi Palestina berusia 3 tahun, Iyad Ahmed el-Rabayia, di Khan Yunis, Gaza pada 2 Februari 2026. Foto/Abed Rahim Khatib/Anadolu Agency
A A A
JENEWA - Stuart Casey Maslen, kepala Akademi Hukum Kemanusiaan Internasional dan Hak Asasi Manusia Jenewa, mengatakan hingga Oktober 2023, populasi Gaza telah menurun lebih dari 10%, yang menunjukkan sekitar 200.000 kematian. Berbicara kepada Anadolu tentang laporan akademi yang berjudul 'War Watch', yang mencakup situasi di Gaza dan 23 konflik bersenjata selama 18 bulan terakhir, Maslen menggambarkan situasi di Gaza sebagai "dramatis".

“Kita jelas senang bahwa kita tidak mengalami permusuhan besar seperti yang kita lihat tahun lalu sebelum gencatan senjata. Tetapi itu tidak berarti penderitaan bagi rakyat Gaza telah berakhir. Kita tetap sangat prihatin tentang keadaan seluruh penduduk di Gaza,” ujar Maslen kepada Anadolu.

Menyatakan keprihatinan khusus bagi mereka yang terluka dan perlu dievakuasi ke lokasi yang aman untuk perawatan yang layak, Maslen menambahkan, “Orang-orang terus meninggal di Gaza.”

Maslen menekankan bantuan kemanusiaan yang jauh lebih banyak harus diberikan kepada penduduk Gaza, termasuk makanan dan air. Dia menambahkan orang-orang juga membutuhkan tempat berlindung, perlindungan dari kondisi musim dingin yang keras, dan perawatan medis.

“Ada serangkaian hal yang kami harapkan akan berubah dalam waktu dekat, karena situasinya tetap tidak dapat ditoleransi,” katanya.

Angka-angka Perlu Diverifikasi


Maslen mencatat ada konsensus bahwa setidaknya 70.000 warga sipil telah tewas di Gaza sejak Oktober 2023, di antara warga Palestina dan Israel.

“Kami tidak percaya bahwa itu adalah jumlah total akhir. Itu adalah jumlah jenazah yang telah ditemukan. Akan ada lebih banyak jenazah di bawah reruntuhan. Akan butuh waktu sebelum jumlah pastinya diketahui. Laporan oleh Biro Statistik Pusat Palestina mengatakan penurunan populasi Gaza lebih dari 10%,” kata Maslen.

Ia menambahkan angka-angka tersebut perlu diverifikasi, “tetapi itu menunjukkan dampak yang sangat dramatis yang jauh melebihi angka 70.000 yang dikutip.”

“Kita berbicara tentang lebih dari 200.000 jika angka-angka itu benar. Seperti yang saya katakan, waktu akan membuktikan situasi sebenarnya. Tetapi jelas ini adalah kehilangan nyawa yang dramatis. Kita perlu mencari tahu berapa jumlah pastinya dan bagaimana orang-orang itu meninggal.”

Maslen menunjukkan langkah-langkah awal menuju pembangunan kembali Gaza telah dimulai, menekankan skala kehancuran di Jalur Gaza sangat luar biasa.

Ia menggarisbawahi rekonstruksi tidak akan selesai dalam beberapa minggu atau bulan mendatang, dengan mengatakan, “Kita memiliki waktu bertahun-tahun untuk membangun kembali jika rakyat Gaza ingin kembali ke kehidupan yang mendekati normal.”

Maslen juga mengatakan miliaran dolar akan dibutuhkan agar Gaza kembali ke kondisi yang mirip dengan sebelum Oktober 2023.

Baca juga: AS Tampar Iran dengan Sanksi Baru Tak Lama setelah Perundingan Nuklir
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri: SPPG Polri Berhasil Pertahankan Zero Accident
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Infografis
10.000 Tentara Israel...
10.000 Tentara Israel Tewas atau Terluka Akibat Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved