AS Tampar Iran dengan Sanksi Baru Tak Lama setelah Perundingan Nuklir

Sabtu, 07 Februari 2026 - 09:33 WIB
loading...
AS Tampar Iran dengan...
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto/Global Look Press/Iranian Foreign Ministry
A A A
WASHINGTON - Setiap kesepakatan tentang program nuklir Iran hanya dapat dicapai melalui dialog yang "tenang" dan bebas dari tekanan dan ancaman, menurut Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi setelah pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat di Oman pada hari Jumat. Tak lama kemudian, Washington mengumumkan sanksi baru terhadap Teheran.

Araghchi menyambut baik dimulainya kembali dialog dengan AS setelah "delapan bulan yang penuh gejolak" dan menyebut negosiasi delapan jam di Muscat pada hari Jumat, yang dimediasi menteri luar negeri Oman, sebagai "awal yang baik." Kedua belah pihak memiliki "konsensus" tentang perlunya melanjutkan pembicaraan, kata diplomat utama Teheran dalam pernyataan.

Beberapa saat setelah pembicaraan berakhir, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan pembatasan terhadap 15 entitas, dua individu, dan 14 kapal, menuduh mereka terkait dengan apa yang disebutnya "perdagangan ilegal minyak bumi Iran, produk minyak bumi, dan produk petrokimia."

Dikatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari "kampanye tekanan maksimum" yang diluncurkan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Berbicara kepada wartawan pada hari Jumat, Araghchi mengatakan delegasi Iran "menegaskan" dialog apa pun harus bebas dari ancaman atau tekanan. Dalam unggahan di X, ia menambahkan Iran "memasuki diplomasi dengan mata terbuka dan ingatan yang teguh tentang tahun lalu."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved