Netanyahu Serang Eks PM Ehud Barak, Sebut Epstein Tak Bekerja untuk Israel

Sabtu, 07 Februari 2026 - 10:28 WIB
loading...
Netanyahu Serang Eks...
Mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus baru pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak, dengan mengatakan Jeffrey Epstein “tidak bekerja untuk Israel”. Harian Jerusalem Post melaporkan hubungan Barak dengan Epstein mendapat perhatian media yang luas setelah keduanya bertemu beberapa kali pada tahun 2015 dan 2016, bertahun-tahun setelah Epstein pertama kali dihukum secara pidana.

Foto-foto yang beredar saat itu menunjukkan Barak memasuki kediaman Epstein di Manhattan, New York.

Dalam komentar publik pertamanya tentang dokumen Epstein, Netanyahu menulis di X bahwa, “Hubungan dekat yang tidak biasa Epstein dengan Ehud Barak tidak menunjukkan Epstein bekerja untuk Israel. Itu membuktikan sebaliknya.”

“Terjebak dalam kekalahan pemilu lebih dari dua dekade lalu, Barak selama bertahun-tahun secara obsesif berupaya melemahkan demokrasi Israel dengan bekerja sama dengan kelompok kiri radikal anti-Zionis dalam upaya yang gagal untuk menggulingkan pemerintahan Israel yang terpilih,” tambahnya, merujuk pada pemerintahannya sendiri.

Netanyahu menuduh Barak terlibat “dalam aktivitas secara terbuka dan di balik layar untuk melemahkan pemerintah Israel, termasuk memicu gerakan protes massal, mengobarkan kerusuhan, dan menyebarkan narasi media yang salah.”

Barak telah menjadi kritikus vokal Netanyahu selama bertahun-tahun dan berulang kali menyerukan penggulingan pemerintah.

Pada pertengahan tahun 2025, Barak bergabung dengan sekitar 3.000 profesional medis dan kesehatan Israel dalam menandatangani petisi yang mendesak pemerintah mengamankan pembebasan para tawanan yang ditahan faksi-faksi Palestina di Gaza, bahkan jika itu membutuhkan penghentian perang yang dimulai pada 8 Oktober 2023 dan berlangsung selama dua tahun.

Pada hari Jumat, Wakil Jaksa Agung AS Todd Blanche mengumumkan rilis lebih dari 3 juta berkas tambahan kepada publik sebagai bagian dari investigasi Epstein.

Epstein, seorang pengusaha Amerika yang dituduh menjalankan operasi perdagangan seks skala besar yang melibatkan gadis-gadis di bawah umur, beberapa di antaranya berusia 14 tahun, ditemukan tewas di penjara New York pada tahun 2019 saat berada dalam tahanan.

Berkas kasus tersebut mencakup nama-nama sejumlah tokoh terkenal, di antaranya mantan Pangeran Inggris Andrew, mantan Presiden AS Bill Clinton, Presiden AS saat ini Donald Trump, mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak, penyanyi Michael Jackson, dan mantan Gubernur New Mexico Bill Richardson.

Baca juga: Iran Luncurkan Rudal Khorramshahr-4, Peringatkan Perang akan Landa Kawasan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Arsenal Juara Liga Primer,...
Arsenal Juara Liga Primer, Pep Guardiola hingga PM Inggris Ucapkan Selamat
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved