Bagaimana Epstein Gunakan Jebakan Madu untuk Memeras Para Pemimpin Dunia?

Kamis, 05 Februari 2026 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Siapa Saif Al-Islam Gaddafi? Putra Gaddafi yang Ingin Kembali ke Politik dan Tewas Ditembak

3. Dikenal di Dunia Intelijen

Epstein bahkan digambarkan sebagai seseorang yang dikenal di kalangan intelijen sebagai "hyper-fixer" - seseorang yang dapat berpindah-pindah antara berbagai budaya dan jaringan.

Beberapa pihak berpendapat bahwa Epstein mungkin merupakan "aset intelijen" yang akhirnya menjadi "beban," yang menyebabkan hilangnya "perlindungan" dan penangkapannya.

Bisa dibilang, tuduhan yang paling menonjol muncul dalam buku yang diterbitkan "Epstein: Dead Men Tell No Tales" karya mata-mata Israel Ari Ben-Menashe.

Buku tersebut mendukung anggapan bahwa Epstein dan Maxwell diduga menjalankan bisnis ilegal. Operasi "jebakan madu", menyediakan gadis-gadis muda dan di bawah umur kepada tokoh-tokoh politik global terkemuka untuk berhubungan seks dan kemudian memeras mereka untuk kepentingan intelijen Israel.

Konon, Ben-Menashe disebut sebagai 'pengendali' atau orang yang bertanggung jawab mengelola agen-agen yang menjalankan operasi ayah Ghislaine, Robert Maxwell.

Maxwell diduga adalah mata-mata Israel yang memperkenalkan putrinya dan Epstein kepada badan intelijen nasional Negara Israel atau Mossad.

Menashe, seorang pengusaha Israel kelahiran Iran, mengklaim bahwa ia bekerja untuk Mossad selama satu dekade dari akhir tahun 70-an hingga akhir tahun 80-an dan telah dibebaskan di AS dari tuduhan perdagangan senjata. Ia bersikeras bahwa ia bekerja untuk Israel, tuduhan yang dibantah oleh Israel - meskipun banyak laporan yang mengkonfirmasi detailnya.

Seperti yang dikutip dalam Middle East Monitor, "Lihat, main-main bukanlah kejahatan. Itu bisa memalukan, tetapi bukan kejahatan," tulis Menashe dalam bukunya. "Tetapi berhubungan seks dengan gadis berusia empat belas tahun adalah kejahatan." Dan dia mengambil foto politisi yang berhubungan seks dengan gadis berusia empat belas tahun—jika Anda ingin memperjelasnya…Mereka [Epstein dan Maxwell] hanya akan memeras orang-orang seperti itu."

Buku tersebut berspekulasi bahwa Maxwell mungkin telah bekerja untuk banyak pemerintah - berpotensi sebagai agen ganda atau rangkap tiga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
Siapa Tulsi Gabbard?...
Siapa Tulsi Gabbard? Direktur Intelijen AS yang Rela Mundur karena Pilih Dampingi Suaminya Didiagnosis Kanker Tulang
Tulsi Gabbard Mundur...
Tulsi Gabbard Mundur dari Jabatan Kepala Intelijen AS di Pemerintahan Trump
Intel AS Meneliti Bagaimana...
Intel AS Meneliti Bagaimana Respons Iran Jika Trump Nyatakan Menang Perang
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved