Siapa Saif Al-Islam Gaddafi? Putra Gaddafi yang Ingin Kembali ke Politik dan Tewas Ditembak

Rabu, 04 Februari 2026 - 14:46 WIB
loading...
Siapa Saif Al-Islam...
Saif Al Islam Gaddafi tewas ditembak karena ingin kembali ke politik. Foto/X/@sholard_mancity
A A A
TRIPOLI - Saif al-Islam Gaddafi, putra paling terkemuka dari pemimpin Libya yang terbunuh, Muammar Gaddafi, telah tewas di kota Zintan, bagian barat negara itu.

Saif al-Islam, yang berusia 53 tahun saat terbunuh, adalah putra kedua Gaddafi dan telah bermukim di Zintan sejak 2011 – awalnya di penjara, dan kemudian, setelah 2017, sebagai orang bebas, merencanakan kembali ke dunia politik.

Melansir Al Jazeera, tokoh-tokoh yang dekat dengannya, termasuk penasihat politiknya, Abdullah Othman, dan pengacaranya, Khaled el-Zaydi, mengkonfirmasi kematiannya pada hari Selasa. Sebuah pernyataan dari tim politiknya mengatakan dia dibunuh oleh "empat pria bertopeng" yang menerobos masuk ke rumahnya di Zintan.

Siapa Saif Al-Islam Gaddafi? Putra Gaddafi yang Ingin Kembali ke Politik dan Tewas Ditembak

1. Pewaris Takhta Muammar Gaddafi

Sebelum pemberontakan tahun 2011, Saif al-Islam dipandang oleh banyak orang sebagai pewaris takhta ayahnya dan orang kedua paling berkuasa di Libya.

Ia tetap menonjol selama kekerasan yang melanda Libya setelah protes Musim Semi Arab, yang menyebabkan perang saudara. Ada banyak tuduhan terhadapnya tentang penyiksaan dan kekerasan ekstrem terhadap lawan-lawan pemerintahan ayahnya. Pada Februari 2011, ia masuk dalam daftar sanksi PBB dan dilarang bepergian.

Pada Maret 2011, NATO mulai membombardir Libya setelah PBB mengizinkan "semua tindakan yang diperlukan" untuk melindungi warga sipil dari pasukan Gaddafi dalam perang saudara.

Pada Juni 2011, Saif al-Islam mengumumkan bahwa ayahnya bersedia mengadakan pemilihan dan akan mengundurkan diri jika ia tidak memenangkannya. Namun, NATO menolak tawaran tersebut, dan pemboman Libya terus berlanjut.

Pada akhir Juni, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Saif al-Islam, tetapi ia tetap buron hingga setelah kematian ayah dan saudara laki-lakinya, Mutassim, di Sirte, pada 20 Oktober 2011.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Siapa Nasire Best? Tersangka...
Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus
Tersangka Penembakan...
Tersangka Penembakan Dekat Gedung Putih Ditembak Mati, Meyakini Dirinya Yesus
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Syarat Ruben Onsu Bisa Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
7 Alasan Pemilik Mobil...
7 Alasan Pemilik Mobil Listrik Ingin Kembali ke Mobil Bensin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved