Bagaimana Epstein Gunakan Jebakan Madu untuk Memeras Para Pemimpin Dunia?

Kamis, 05 Februari 2026 - 05:05 WIB
loading...
Bagaimana Epstein Gunakan...
Jeffrey Epstein menggunakan jebakan madu untuk memeras para pemimpin dunia. Foto/X/@Jvnior
A A A
WASHINGTON - Keyakinan bahwa terpidana pelaku pelecehan seksual anak dan mantan pengusaha keuangan Amerika, Jeffrey Epstein , dan pacarnya, Ghislaine Maxwell, adalah mata-mata terus menguat setelah banyak kesaksian dari mantan pejabat intelijen Israel dan berbagai laporan.

Bagaimana Epstein Gunakan Jebakan Madu untuk Memeras Para Pemimpin Dunia?

1. Epstein Diduga Mata-mata Israel

TRT World tidak dapat memberikan bukti pasti untuk mendukung klaim tersebut, meskipun kesaksian saksi dan banyak laporan tampaknya mengarah pada bukti tidak langsung yang signifikan, sementara publikasi seperti Newsweek mengatakan bahwa "tidak ada konfirmasi resmi dari AS atau badan intelijen lainnya bahwa Jeffrey Epstein adalah seorang mata-mata."

Namun, beberapa laporan yang kredibel menunjukkan bahwa Epstein berpotensi menjadi mantan agen Israel atau aset intelijen.

Yang perlu diperhatikan, The Times of Israel menerbitkan kutipan dari buku Julie K. Brown, "Perversion of Justice: The Jeffrey Epstein Story," di mana penulis mengatakan bahwa "Bukan tidak mungkin Epstein memiliki koneksi dengan [komunitas intelijen Israel]."

Publikasi Insider mengatakan Epstein "memiliki hubungan jangka panjang dengan Israel, termasuk kemitraan bisnis dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak."

Mantan perdana menteri Israel Ehud Barak diidentifikasi dalam dokumen-dokumen terbaru. Barak menjabat sebagai Presiden antara tahun 1991 dan 2001. Ia bertugas di angkatan darat Israel selama 35 tahun sebelum naik menjadi Kepala Staf Umum, menurut Daily Mail.

Dilaporkan, Epstein bertemu dengan Barak sekitar 36 kali. Foto-foto mantan PM Israel itu memasuki rumah Epstein sambil menutupi wajahnya muncul pada tahun 2016. Pada hari yang sama, gambar-gambar perempuan muda terlihat memasuki dan keluar dari kediaman tersebut.

Epstein juga mengunjungi Israel pada tahun 2008 untuk pindah ke sana. Epstein diduga melarikan diri ke negara lain untuk menghindari hukuman penjara pada tahun 2009 atas tuduhan yang dihadapinya. Menurut Rolling Stone, setelah kembali ke AS, Epstein berubah pikiran.


2. Memiliki Bisnis Senjata hingga Narkoba

Setelah menjalani hukuman penjara, Epstein diduga "membual" kepada berbagai orang tentang hubungannya dan konsultasinya dengan tokoh-tokoh terkemuka dari Inggris, Amerika, Rusia, Afrika, dan Timur Tengah.

Ia bahkan diduga sampai mengatakan bahwa ia telah menghasilkan kekayaan yang signifikan dari industri senjata, narkoba, dan berlian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Infografis
Pesona 9 Istri dan Putri...
Pesona 9 Istri dan Putri Para Pemimpin Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved