Bagaimana Epstein Gunakan Jebakan Madu untuk Memeras Para Pemimpin Dunia?

Kamis, 05 Februari 2026 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Menurut Wall Street Journal, William Burns, direktur Badan Intelijen Pusat sejak 2021, mengadakan tiga pertemuan dengan Epstein pada tahun 2014 saat ia menjabat sebagai wakil menteri luar negeri.

Steve Bannon, mantan kepala strategi Donald Trump, berusaha berteman dengan Epstein, karena percaya bahwa dia adalah seorang mata-mata. Salah satu sumber Insider menggambarkan bagaimana mereka "tertarik dengan peran Epstein yang terkenal sebagai perantara untuk dinas intelijen di Amerika Serikat dan luar negeri."

Diduga, Epstein mungkin terlibat dalam perdagangan senjata pada tahun 1980-an, yang mungkin telah membawanya untuk bekerja untuk sejumlah pemerintah, termasuk Israel.

4. Dituduh Juga Sebagai Agen Rahasia Rusia

Rolling Stone menuduh Epstein mungkin telah memainkan peran bagi Israel sebagai "agen rahasia Rusia kuno," seseorang yang dapat berguna dalam "kampanye pengaruh."

Publikasi tersebut berbicara dengan banyak sumber, termasuk pedagang senjata hingga mantan mata-mata. Mereka mendukung gagasan bahwa agen Epstein mungkin tidak memiliki "kompas moral" saat membahayakan "orang-orang berpengaruh dengan merekam mereka melakukan hal-hal yang tidak ingin mereka publikasikan."

Pada tahun 2019, Insider menyelidiki pergerakan lintas benua jet pribadi Jeffrey Epstein. Mereka mengikuti jadwalnya yang padat sejak tahun 2016 dan seterusnya, termasuk perjalanan ke Timur Tengah menjelang pemilihan 2016.

Menurut publikasi tanggal 7 November 2016, salah satu jet Epstein mengambil rute yang tidak pernah terulang.

Sekitar tengah hari, Gulfstream GV-SP milik Epstein lepas landas dari Paris, terbang ke arah tenggara di atas Laut Mediterania hingga mencapai Semenanjung Sinai di Mesir. 15 menit kemudian, sekitar pukul 4 sore di Paris, jet tersebut Pesawat itu berbelok ke utara menuju Yordania selatan. Sinyal terakhir menyebutkan pesawat itu sedikit "di utara perbatasan Yordania dengan Arab Saudi, terbang pada ketinggian 41.000 kaki."

Sekitar dua hari kemudian, pesawat itu muncul kembali di atas Sinai selatan, menuju arah berlawanan ke Paris, tempat pesawat itu mendarat tak lama setelah pukul 20.30. Dua hari kemudian, pesawat itu menuju New York.

Sumber informasi menggambarkan rute penerbangan itu sebagai "agak tidak biasa untuk jet pribadi yang melintasi wilayah tersebut," dengan seorang ahli mengemukakan gagasan bahwa "Israel tidak mengeluarkan izin penerbangan lintas wilayah." Kesimpulannya, "Sebagian besar pesawat kemungkinan besar akan lebih memilih untuk terbang di selatan Israel, asalkan mereka dapat mempertahankan ketinggian di atas 31.000 kaki di atas Semenanjung Sinai."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
Berita Terkini
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Infografis
Daftar Pemimpin Dunia...
Daftar Pemimpin Dunia Terseret Skandal Ijazah Palsu dan Disertasi Plagiat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved