Putra Gaddafi Ungkap Barat Ingin Mengendalikan Libya

Rabu, 04 Februari 2026 - 08:10 WIB
loading...
Putra Gaddafi Ungkap...
Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi. Foto/rt
A A A
TRIPOLI - Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi, tewas pada hari Selasa, 3 Februari 2026, menurut sumber yang dekat dengan keluarga dan media Libya. Ia sebelumnya bermaksud mencalonkan diri sebagai presiden Libya.

Negara itu masih terpecah antara pemerintah yang bersaing dan telah dilanda perang saudara yang terjadi secara berkala sejak ayahnya tewas dalam pemberontakan yang didukung Amerika Serikat lebih dari satu dekade lalu.

Pada tahun 2011, Saif al-Islam berbicara kepada Maria Finoshina dari RT, mengutuk pemboman NATO di Libya. Ia berpendapat Barat berupaya mengendalikan sumber daya minyak dan gas negara itu.

Dia saat itu memperingatkan kekerasan tidak akan berakhir dengan kematian ayahnya.

“Tujuan mereka adalah untuk mengendalikan Libya. Ini adalah targetnya. Dan rakyat Libya tidak akan membiarkan mereka melakukan itu, jadi pertempuran akan terus berlanjut,” katanya.

Dia membantah terlibat dalam pembunuhan para demonstran dan menuduh pemerintah Barat serta media internasional menyebarkan kebohongan untuk "menciptakan kekacauan" di Libya.

Baca juga: Memanas, Militer AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Dekati Kapal Induk di Laut Arab
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved