Putra Gaddafi Dibunuh, Saif al-Islam Pernah Dianggap Pemimpin Libya Berikutnya

Rabu, 04 Februari 2026 - 07:41 WIB
loading...
Putra Gaddafi Dibunuh,...
Saif al-Islam Gaddafi dibunuh di Libya. Foto/yeni safak
A A A
TRIPOLI - Saif al-Islam Gaddafi, putra paling terkemuka dari pemimpin Libya yang terbunuh, Muammar Gaddafi, telah tewas di kota Zintan, Libya barat. Kematiannya dikonfirmasi pada Selasa, 3 Februari 2026.

Saif al-Islam, yang berusia 53 tahun saat terbunuh, adalah putra kedua Gaddafi dan telah menetap di Zintan sejak 2011.

Dia pernah tinggal di penjara, dan kemudian, setelah 2017, sebagai orang bebas, merencanakan kembali ke dunia politik.

Tokoh-tokoh yang dekat dengannya, termasuk penasihat politiknya, Abdullah Othman, dan pengacaranya, Khaled el-Zaydi, mengkonfirmasi kematiannya pada hari Selasa,3 Februari, meskipun keadaan pastinya masih belum jelas.

Sebelum pemberontakan 2011, Saif al-Islam dipandang oleh banyak orang sebagai pewaris takhta ayahnya dan orang kedua paling berpengaruh di Libya.

Ia tetap menjadi tokoh penting di tengah kekerasan yang melanda Libya setelah protes Musim Semi Arab, yang menyebabkan perang saudara. Terdapat banyak tuduhan terhadapnya mengenai penyiksaan dan kekerasan ekstrem terhadap lawan-lawan pemerintahan ayahnya.

Pada Februari 2011, ia masuk dalam daftar sanksi PBB dan dilarang bepergian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Aksesoris Ponsel yang...
Aksesoris Ponsel yang Dianggap Punah Akan segera Kembali
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
Berita Terkini
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved