50.000 Orang Tewas di India Setiap Tahun Akibat Digigit Ular

Senin, 02 Februari 2026 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Para ahli sepakat bahwa ini adalah langkah yang tepat, tetapi implementasinya tidak konsisten.

"Di India, gigitan ular dianggap sebagai masalah orang miskin," kata Jain. "Itulah mengapa tidak ada cukup kemarahan atau tindakan atas kematian yang sepenuhnya dapat dihindari ini. Dalam hal pengobatan gigitan ular, setiap detik sangat berharga."

Ia menjelaskan bahwa bisa ular masuk ke aliran darah dalam hitungan menit, menyerang saraf, sel, atau sistem peredaran darah, tergantung pada spesiesnya. Keterlambatan pemberian antibisa dapat mengakibatkan gagal napas, kelumpuhan, kerusakan jaringan yang tidak dapat dipulihkan, atau kegagalan organ.

Namun, keterlambatan akses perawatan rumah sakit sering terjadi di pedesaan India, di mana jalan yang buruk, rumah sakit yang terpencil, dan kurangnya layanan ambulans menghambat perawatan tepat waktu.

September lalu, seorang wanita hamil di negara bagian Gujarat dilaporkan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit setelah keluarganya harus menggendongnya dengan gendongan kain sejauh 5 km (3 mil) karena tidak ada kendaraan yang dapat mencapai dusun mereka.

Jain mengatakan bahwa beberapa negara bagian sedang berupaya meningkatkan akses dengan menyediakan antibiotik di pusat kesehatan primer dan komunitas. Tetapi pemberiannya dengan benar tetap menjadi tantangan utama.

Banyak petugas kesehatan bukanlah profesional terlatih dan takut memberikan antivenom karena pasien terkadang dapat mengalami reaksi yang merugikan.

"Antivenom dicampur dengan larutan garam dan disuntikkan secara intravena selama satu jam, tetapi banyak pusat kesehatan tidak dilengkapi untuk menangani efek sampingnya," kata Jain.

Masalah lain, tambahnya, adalah banyak orang di pedesaan India masih bergantung pada penyembuh tradisional atau praktik pengobatan lokal dan hanya pergi ke rumah sakit ketika gejala mereka memburuk, yang dapat berakibat fatal.

Gerry Martin, salah satu pendiri The Liana Trust, yang berupaya mengurangi konflik manusia-ular di Karnataka. Martin mengatakan, kendala utama lainnya adalah ketersediaan antibisa berkualitas tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Houthi Kembali Gempur...
Houthi Kembali Gempur Infrastruktur Minyak Saudi, Drone Bidik Jalur Vital Aramco
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Momen Angela Tanoesoedibjo...
Momen Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator Perindo yang Aktif Kawal APBD dan Turun ke Masyarakat
Febrie Adriansyah Sarapan...
Febrie Adriansyah Sarapan Bareng Tahanan KPK, Pengacara: Lauknya Telur Ceplok dan Bihun
Berita Terkini
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved