Tentara NATO Tewas dalam Operasi di Dekat Rusia, Apa Penyebabnya?
Minggu, 01 Februari 2026 - 10:59 WIB
loading...
Sebastian Halmagean, tentara NATO asal Kanada yang tewas dalam operasi di Latvia untuk mencegah invasi Rusia. Foto/Pasukan Pertahanan Kanada
A
A
A
RIGA - Seorang tentara Kanada tewas saat beroperasi atas nama NATO di Latvia, negara yang berbatasan dengan Rusia. Departemen Pertahanan Nasional Kanada mengumumkan tentara penembak [gunner] bernama Sebastian Halmagean tersebut tewas pada Kamis lalu.
Latvia menjadi tuan rumah penempatan pasukan NATO untuk mencegah agresi Rusia di sayap timur aliansi. Halmagean ditugaskan dalam Operasi REASSURANCE.
Baca Juga: NATO Buat Bank Baru untuk Persiapan Perang Melawan Rusia
Menurut departemen tersebut, keadaan kematian Halmagean sedang diselidiki oleh Kepolisian Militer Angkatan Bersenjata Kanada dengan dukungan dari Kepolisian Negara Latvia. "Tidak ada informasi lebih lanjut yang akan diberikan," kata departemen tersebut dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Newsweek, Minggu (1/2/2026).
Digambarkan sebagai penguatan terbesar pertahanan kolektif NATO dalam satu generasi, Operasi REASSURANCE melibatkan pengerahan 3.000 pasukan Kanada sepanjang tahun.
Pernyataan dari Pasukan Pertahanan Kanada mengatakan bahwa Halmagean, asal Hamilton, Ontario, telah ditempatkan di Resimen Artileri ke-4 (Dukungan Umum), Artileri Kerajaan Kanada. Ia merupakan bagian dari Brigade Dukungan Tempur Kanada ke-6, yang berbasis di Oromocto, New Brunswick.
Halmagean telah bertugas di Angkatan Bersenjata Kanada selama hampir tiga tahun dan sedang menjalani penugasan luar negeri pertamanya sebagai bagian dari Baterai Pertahanan Udara dalam Grup Batalyon Artileri Multinasional di Brigade Multinasional NATO Latvia.
"Tidak ada indikasi bahwa insiden tersebut menimbulkan peningkatan ancaman terhadap keselamatan dan keamanan anggota kami yang sedang bertugas," kata Pasukan Pertahanan Kanada.
Jenderal Jennie Carignan, Kepala Staf Pertahanan Kanada, telah memberikan penghormatan kepada Halmagean dengan mengatakan bahwa tentara tersebut sedang berada di awal karier yang menjanjikan. “Kepergian Gunner Halmagean adalah kehilangan yang sangat dirasakan oleh Angkatan Bersenjata Kanada," katanya.
Letnan Jenderal Steve Boivin, Komandan Komando Operasi Gabungan Kanada, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia memiliki rasa tanggung jawab untuk melayani negaranya.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan kesedihannya melalui unggahan di X. “Sedih mendengar kabar meninggalnya Gunner Sebastian Halmagean [dan] negara kita menjadi lebih kuat karena pengabdiannya. Pikiran saya bersama keluarga, teman, dan semua orang yang bertugas bersamanya," tulis Carney.
Presiden Edgars Rinkēvičs juga ikut menyampaikan belasungkawa. “Atas nama rakyat Latvia, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga, teman, dan rekan-rekan prajuritnya di Angkatan Bersenjata Kanada," katanya.
Latvia menjadi tuan rumah penempatan pasukan NATO untuk mencegah agresi Rusia di sayap timur aliansi. Halmagean ditugaskan dalam Operasi REASSURANCE.
Baca Juga: NATO Buat Bank Baru untuk Persiapan Perang Melawan Rusia
Menurut departemen tersebut, keadaan kematian Halmagean sedang diselidiki oleh Kepolisian Militer Angkatan Bersenjata Kanada dengan dukungan dari Kepolisian Negara Latvia. "Tidak ada informasi lebih lanjut yang akan diberikan," kata departemen tersebut dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Newsweek, Minggu (1/2/2026).
Digambarkan sebagai penguatan terbesar pertahanan kolektif NATO dalam satu generasi, Operasi REASSURANCE melibatkan pengerahan 3.000 pasukan Kanada sepanjang tahun.
Pernyataan dari Pasukan Pertahanan Kanada mengatakan bahwa Halmagean, asal Hamilton, Ontario, telah ditempatkan di Resimen Artileri ke-4 (Dukungan Umum), Artileri Kerajaan Kanada. Ia merupakan bagian dari Brigade Dukungan Tempur Kanada ke-6, yang berbasis di Oromocto, New Brunswick.
Halmagean telah bertugas di Angkatan Bersenjata Kanada selama hampir tiga tahun dan sedang menjalani penugasan luar negeri pertamanya sebagai bagian dari Baterai Pertahanan Udara dalam Grup Batalyon Artileri Multinasional di Brigade Multinasional NATO Latvia.
"Tidak ada indikasi bahwa insiden tersebut menimbulkan peningkatan ancaman terhadap keselamatan dan keamanan anggota kami yang sedang bertugas," kata Pasukan Pertahanan Kanada.
Jenderal Jennie Carignan, Kepala Staf Pertahanan Kanada, telah memberikan penghormatan kepada Halmagean dengan mengatakan bahwa tentara tersebut sedang berada di awal karier yang menjanjikan. “Kepergian Gunner Halmagean adalah kehilangan yang sangat dirasakan oleh Angkatan Bersenjata Kanada," katanya.
Letnan Jenderal Steve Boivin, Komandan Komando Operasi Gabungan Kanada, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia memiliki rasa tanggung jawab untuk melayani negaranya.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan kesedihannya melalui unggahan di X. “Sedih mendengar kabar meninggalnya Gunner Sebastian Halmagean [dan] negara kita menjadi lebih kuat karena pengabdiannya. Pikiran saya bersama keluarga, teman, dan semua orang yang bertugas bersamanya," tulis Carney.
Presiden Edgars Rinkēvičs juga ikut menyampaikan belasungkawa. “Atas nama rakyat Latvia, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga, teman, dan rekan-rekan prajuritnya di Angkatan Bersenjata Kanada," katanya.
(mas)
Lihat Juga :