5 Fakta Eksekusi 11 Anggota Mafia Keluarga China, Geng Kriminal Paling Kejam

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:58 WIB
loading...
A A A
Selama interogasi oleh polisi Tiongkok, salah satu anggota keluarga dilaporkan telah mengakui membunuh seseorang yang dipilih secara acak hanya untuk menunjukkan kekuatannya.

Rincian ini telah dipublikasikan oleh Tiongkok untuk membenarkan perlakuan kerasnya terhadap keluarga-keluarga tersebut. Lima anggota keluarga Bau juga menunggu eksekusi, sementara persidangan keluarga Wei dan Liu belum selesai.

5. Memiliki Jaringan Internasional

Keempat keluarga tersebut adalah etnis Tionghoa, dan memiliki hubungan dekat dengan pihak berwenang di sisi perbatasan Tiongkok di Yunnan. Pelanggaran yang mereka lakukan terlalu dekat dengan Tiongkok, dan tindakan terhadap bisnis penipuan di Laukkaing merupakan yang paling menentukan hingga saat ini.

Tiongkok juga telah membujuk Thailand dan Kamboja untuk mengekstradisi dua tokoh bisnis Tiongkok yang dituduh menjalankan kerajaan penipuan, She Zhijiang, yang membangun seluruh kota di Negara Bagian Karen yang dilanda perang di Myanmar, dan Chen Zhi, yang mengumpulkan kekayaan dan kekuasaan dengan konglomerat Prince Group-nya di Kamboja. Pemerintah Tiongkok juga telah membawa puluhan ribu warganya yang bekerja di kompleks penipuan kembali ke Tiongkok untuk diadili.

Namun, bisnis penipuan tersebut telah beradaptasi dan berevolusi. Bisnis ini masih dianggap sebagai bisnis terbesar di Kamboja, meskipun ada tekanan dari Tiongkok dan AS kepada pemerintah di sana untuk menutupnya.

Dan modus operandinya terus menyebar ke wilayah-wilayah baru di Myanmar, bahkan ketika kompleks penipuan yang lebih terkenal seperti KK Park dan Shwe Kokko, di perbatasan Thailand-Myanmar, telah dipaksa untuk ditutup.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Maroko Temani Brasil...
Maroko Temani Brasil ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Haiti Tersingkir
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved