Rusia Marah, Tuding Sekjen PBB Standar Ganda soal Crimea dan Greenland

Jum'at, 30 Januari 2026 - 13:12 WIB
loading...
A A A
Respons Rusia sangat cepat. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova menyebut posisi Sekjen PBB tidak dapat diterima. "Sekretariat PBB baru-baru ini telah sampai pada berbagai kesimpulan yang keterlaluan," tulis Zakharova di Telegram, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Jumat (30/1/2026).

Kecaman tersebut bergema di kalangan elite politik Rusia. Sergey Mironov, pemimpin Partai A Just Russia, mengatakan: "Sikap tersebut sekali lagi menyoroti perlunya reformasi PBB.”

Leonid Slutsky, kepala komite urusan internasional Duma Negara, memperingatkan bahwa segregasi berdasarkan prinsip eksklusivitas adalah preseden yang sangat berbahaya. “Piagam PBB bukanlah menu pilihan," ujarnya.

Awal bulan ini, sebuah panel ahli PBB menyatakan, "Rakyat Greenland berhak atas pelaksanaan penuh dan bebas hak mereka untuk menentukan nasib sendiri, tujuan inti dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.”

Meskipun menyatakan dukungan untuk integritas teritorial Greenland sebagai bagian otonom dari Kerajaan Denmark, panel tersebut mencatat bahwa setiap perubahan dalam status konstitusional harus didasarkan pada kehendak yang diungkapkan secara bebas oleh rakyat Greenland.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved