Kawanan Drone Iran Bisa Hancurkan Kelompok Serang Kapal Induk AS

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:40 WIB
loading...
Kawanan Drone Iran Bisa...
Pemandangan dari pameran saat Iran memamerkan rudal, roket pembawa satelit, dan sistem pertahanan udaranya, termasuk rudal dan drone yang digunakan dalam serangan ke Israel, di Pusat Pameran Permanen Taman Penerbangan dan Antariksa Angkatan Darat Garda Re
A A A
TEHERAN - Seorang spesialis sistem drone Kanada memperingatkan meningkatnya penggunaan kawanan drone berbiaya rendah oleh Iran dapat menimbulkan ancaman serius terhadap aset angkatan laut utama Amerika Serikat (AS), termasuk kelompok serang kapal induk. Peringatan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.

Cameron Chell, CEO dan salah satu pendiri perusahaan drone Dragonfly, mengatakan meningkatnya ketergantungan Iran pada sistem tak berawak yang relatif murah menciptakan bentuk peperangan asimetris yang efektif yang mampu menantang platform militer canggih.

Menurut Fox News, Chell berpendapat kemampuan drone Iran — yang menurutnya berharga "puluhan juta dolar" — dapat digunakan untuk melancarkan serangan saturasi menggunakan hulu ledak berbiaya rendah dan platform peluncuran yang murah, yang berpotensi melumpuhkan sistem pertahanan udara dan rudal konvensional.

Dragonfly, yang berbasis di Vancouver, mengembangkan solusi drone untuk sektor-sektor termasuk keselamatan publik, pertanian, inspeksi industri, dan pemetaan.

Chell mengatakan Iran telah membangun ancaman drone-nya melalui pesawat tanpa awak yang dirancang untuk melakukan serangan intensif dan dalam jumlah besar terhadap sistem yang canggih secara teknologi, dan menggambarkan taktik tersebut sebagai tantangan signifikan bagi pertahanan angkatan laut tradisional.

Serangan rudal dan drone Iran terbukti mampu menerobos pertahanan rudal Iron Dome yang dimiliki Israel. Kota-kota penting di Israel hancur akibat serangan rudal dan drone Iran.

Baca juga: Kapal Induk AS Rusak Parah dan Berlumuran Darah di Baliho Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved