Kapal Induk AS Rusak Parah dan Berlumuran Darah di Baliho Iran

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:41 WIB
loading...
Kapal Induk AS Rusak...
Spanduk raksasa yang menggambarkan kapal induk AS dan bendera Amerika dipajang di Lapangan Enqelab (Revolusi) di Teheran, Iran, 25 Januari 2026. Foto/VCG
A A A
TEHERAN - Satu papan reklame besar di alun-alun terkemuka yang menggambarkan kapal induk Amerika Serikat (AS) dengan jet tempur yang hancur di deknya dan aliran darah, telah diresmikan di Teheran. Keterangan pada gambar tersebut dalam bahasa Farsi dan Inggris berbunyi, “Jika Anda menabur angin, Anda akan menuai badai.”

Alun-alun Enghelab digunakan untuk pertemuan yang diselenggarakan negara, dan pihak berwenang mengubah gambar balihonya berdasarkan acara-acara nasional. Ketegangan antara AS dan Iran meningkat sejak penindakan berdarah terhadap protes nasional di Iran yang menyebabkan ribuan orang tewas dan puluhan ribu ditangkap. Trump telah mengancam tindakan militer.

Korps Garda Revolusi Islam mengatakan mereka “memantau dengan cermat” tindakan Israel dan AS di kawasan tersebut karena kekhawatiran meningkat atas kemungkinan serangan terhadap Iran.

Keyakinan AS bahwa operasi terhadap Iran akan “cepat dan bersih” didasarkan pada “pemahaman yang tidak lengkap” tentang kemampuan Teheran, lapor Press TV, mengutip seorang pejabat IRGC yang tidak disebutkan namanya.

Komandan IRGC memperingatkan pekan lalu bahwa pasukannya "lebih siap dari sebelumnya, siap menembak" saat kapal perang AS berlayar menuju wilayah tersebut. Jenderal Mohammad Pakpour mengatakan AS dan Israel harus "menghindari kesalahan perhitungan".

Presiden Donald Trump mengatakan Iran sedang mencari negosiasi dengan Washington saat AS meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah.

Dalam wawancara dengan media berita Axios pada Senin malam, presiden AS mengatakan situasi dengan Iran "sedang berubah-ubah" setelah ia memerintahkan apa yang ia sebut sebagai "armada besar" ke wilayah tersebut, tetapi menambahkan ia percaya Teheran benar-benar ingin mencapai kesepakatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved