Kapal Perang Rusia Kuntit Kapal Induk AS setelah Masuk Laut Hitam

Kamis, 17 September 2020 - 00:35 WIB
loading...
Kapal Perang Rusia Kuntit...
Kapal induk Amerika Serikat, USS Franklin D. Roosevelt. Foto/US Navy National Museum of Naval Aviation
A A A
MOSKOW - Kapal perang Rusia, Admiral Essen, mengikuti pergerakan kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Franklin D. Roosevelt, sesaat setelah kapal Amerika itu memasuki Laut Hitam pada hari Selasa lalu.

Pusat Manajemen Pertahanan Nasional Rusia mengatakan kapal Admiral Essen tersebut bagian dari Pasukan Armada Laut Hitam Rusia.

"Fregat Admiral Essen mengikuti pergerakan kapal perang AS," kata pusat tersebut, seperti dikutip kantor berita TASS, Rabu (16/9/2020). (Baca: China Tembakkan Rudal Pembunuh Kapal Induk, Peringatan untuk AS )

Sementara itu Angkatan Laut AS untuk Eropa-Afrika atau Armada Keenam AS mengatakan pada hari Selasa, Kapal induk USS Franklin D. Roosevelt telah memulai transit ke utara ke Laut Hitam dari Mediterania untuk memulai operasi maritim rutin.

"Armada Keenam Angkatan Laut AS secara rutin beroperasi di Laut Hitam untuk mendukung sekutu dan mitra kami di wilayah tersebut," kata Armada Keenam AS via akun Twitter-nya.

Pusat Manajemen Pertahanan Nasional Rusia mengatakan pada hari Senin bahwa pasukan Armada Baltik Rusia juga sedang melacak pergerakan kapal perusak berpeluru kendali AS, USS Ross, yang telah memasuki Laut Baltik.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lawan Trump, Kanada...
Lawan Trump, Kanada Sumpah akan Memimpin Dunia
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
AS Larang Personel Diplomatik...
AS Larang Personel Diplomatik di China Berhubungan Asmara dengan Warga Lokal
Dimakzulkan sebagai...
Dimakzulkan sebagai Presiden Korsel, Begini Komentar Yoon Suk Yeol
Rekomendasi
8 Hal yang Membatalkan...
8 Hal yang Membatalkan Salat, Nomor Terakhir Tidak Tuma'ninah
Microsoft Disebut Menunda...
Microsoft Disebut Menunda Pembangunan Data Center Secara Global, Jakarta Ikut Terdampak?
Kisah Tak Terduga Jenderal...
Kisah Tak Terduga Jenderal Kopassus AM Hendropriyono Bertemu Eks Musuh di Rimba Kalimantan Bong Kee Chok
Berita Terkini
Lebih dari 39.000 Anak...
Lebih dari 39.000 Anak Yatim di Gaza akibat Genosida Israel
1 jam yang lalu
Lawan Trump, Kanada...
Lawan Trump, Kanada Sumpah akan Memimpin Dunia
2 jam yang lalu
Abu Ubaidah: Tawanan...
Abu Ubaidah: Tawanan dalam Bahaya jika Israel Menolak Negosiasi
2 jam yang lalu
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
5 jam yang lalu
Siapa Abdullah Al Sabah?...
Siapa Abdullah Al Sabah? PM Kuwait yang Sempat Dituduh Masuk Kristen
6 jam yang lalu
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
7 jam yang lalu
Infografis
Iran Gelar Parade Angkatan...
Iran Gelar Parade Angkatan Laut 3.000 Kapal untuk Bela Gaza
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved