Profil Jenderal Zhang Youxia, Orang Dekat Xi Jinping yang Dituduh Bocorkan Rahasia Senjata Nuklir China ke AS
Senin, 26 Januari 2026 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Pengembangan Peralatan PLA, yang mengawasi pengadaan senjata, riset dan pengembangan militer, hingga kontrak industri pertahanan.
Para analis percaya bahwa "pembersihan" di internal militer China ini dirancang untuk mereformasi militer dan untuk memastikan loyalitas kepada Xi Jinping, yang merupakan Ketua CMC. Ini merupakan bagian dari upaya anti-korupsi yang lebih luas yang telah menghukum lebih dari 200.000 pejabat sejak Xi Jinping berkuasa pada tahun 2012.
Anggota CMC lainnya, Liu Zhenli, juga telah ditempatkan di bawah penyelidikan oleh Partai Komunis China. Liu adalah Kepala Departemen Staf Gabungan CMC.
Tuduhan pembocoran rahasia senjata nuklir China ini muncul ketika pemerintahan Presiden AS Donald Trump merilis Strategi Pertahanan Nasional baru pada Jumat pekan lalu. Dokumen strategi tersebut mengakui China sebagai kekuatan militer yang menurut Washington perlu dicegah agar tidak mendominasi AS atau sekutunya.
“Ini tidak memerlukan perubahan rezim atau perjuangan eksistensial lainnya,” bunyi dokumen strategi tersebut.
“Sebaliknya, perdamaian yang layak, dengan syarat-syarat yang menguntungkan bagi Amerika tetapi juga dapat diterima dan dijalani oleh China, adalah mungkin.”
Para analis percaya bahwa "pembersihan" di internal militer China ini dirancang untuk mereformasi militer dan untuk memastikan loyalitas kepada Xi Jinping, yang merupakan Ketua CMC. Ini merupakan bagian dari upaya anti-korupsi yang lebih luas yang telah menghukum lebih dari 200.000 pejabat sejak Xi Jinping berkuasa pada tahun 2012.
Anggota CMC lainnya, Liu Zhenli, juga telah ditempatkan di bawah penyelidikan oleh Partai Komunis China. Liu adalah Kepala Departemen Staf Gabungan CMC.
Tuduhan pembocoran rahasia senjata nuklir China ini muncul ketika pemerintahan Presiden AS Donald Trump merilis Strategi Pertahanan Nasional baru pada Jumat pekan lalu. Dokumen strategi tersebut mengakui China sebagai kekuatan militer yang menurut Washington perlu dicegah agar tidak mendominasi AS atau sekutunya.
“Ini tidak memerlukan perubahan rezim atau perjuangan eksistensial lainnya,” bunyi dokumen strategi tersebut.
“Sebaliknya, perdamaian yang layak, dengan syarat-syarat yang menguntungkan bagi Amerika tetapi juga dapat diterima dan dijalani oleh China, adalah mungkin.”
(mas)
Lihat Juga :