Mampukah Iran Tenggelamkan Kapal Induk AS dengan Rudal Hipersonik Fattah-2? Ini Analisisnya

Senin, 26 Januari 2026 - 12:11 WIB
loading...
A A A
Namun, Iran tidak perlu menenggelamkan kapal Abraham Lincoln untuk menang; mereka hanya membutuhkan "Misi Menghancurkan".

Energi kinetik dari objek seberat 2.000 pon yang menghantam dek penerbangan dengan kecepatan Mach 10 akan membuat lubang di landasan pacu dan berpotensi meledakkan bahan bakar penerbangan di bawahnya. Ini tidak akan menenggelamkan kapal, tetapi akan membuat dek penerbangan tidak dapat digunakan, mencegah jet tempur siluman F-35 lepas landas dan secara efektif menyingkirkan "armada" dari pertempuran.

Sebelum menembakkan tembakan respons, kapal Abraham Lincoln tentu akan menggunakan sistem peperangan elektronik AN/SLQ-32(V)7 SEWIP Block III.

Sistem ini dirancang untuk memproyeksikan pancaran energi "non-kinetik" untuk menghancurkan elektronik panduan yang halus dari rudal musuh yang datang.

Karena rudal Fattah-2 bergantung pada sensor kompleks untuk mengarahkan diri melalui atmosfer, ia rentan terhadap gangguan daya tinggi yang dapat membingungkan giroskop internalnya atau membutakan pencari terminalnya, menyebabkan rudal jatuh ke laut bermil-mil jauhnya dari target tanpa pernah disentuh oleh misil pencegat dari kapal induk tersebut.

Sebuah simulasi militer menunjukkan bahwa satu rudal hipersonik memiliki probabilitas rendah untuk menembus perisai Aegis di kapal Abraham Lincoln. Untuk berhasil, Iran perlu meluncurkan "Serangan Jenuh" dengan menembakkan puluhan rudal balistik dan hipersonik secara bersamaan untuk melumpuhkan komputer pengendali tembakan kapal tersebut. Sederhananya, Iran perlu menggunakan taktik serangan rudal bergerombol untuk melumpuhkan sistem pertahanan kapal induk tersebut, dan jika berhasil kapal itu akan terkena serangan.

Kapal Abraham Lincoln membawa sejumlah rudal pencegat pertahanan yang terbatas, dan jika Iran dapat menembakkan lebih banyak rudal daripada amunisi yang dimiliki kapal tersebut, maka perhitungan untuk bertahan hidup akan berbalik dirasakan kapal induk Amerika ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved