Agen Imigrasi Sudah Tembak Mati 2 Warga AS di Minneapolis, tapi Trump Salahkan Demokrat

Senin, 26 Januari 2026 - 10:26 WIB
loading...
A A A
Dia meminta Walz dan Frey, yang juga seorang Demokrat, untuk menyerahkan siapa pun yang berada di kota itu secara ilegal dan ditahan di penjara negara bagian atau penjara lokal, bersama dengan siapa pun yang memiliki surat perintah penangkapan atau riwayat kriminal, untuk dideportasi.

Dalam komentarnya kepada The Wall Street Journal, Trump mengkritik Pretti karena membawa senjata.

"Saya tidak suka penembakan. Saya tidak menyukainya," kata Trump. "Tapi saya tidak suka ketika seseorang ikut berdemonstrasi dan dia membawa senjata yang sangat kuat, terisi penuh dengan dua magasin yang juga berisi peluru. Itu juga tidak baik," imbuh dia.

Dia mengatakan bahwa petugas penegak hukum imigrasi akan meninggalkan Minneapolis "pada suatu saat nanti" tetapi tidak memberikan kerangka waktu.

Sementara itu, anggota pemerintahannya dengan cepat mengatakan bahwa penembakan tersebut, pembunuhan kedua warga negara AS di Minneapolis oleh petugas imigrasi dalam beberapa minggu terakhir, adalah kasus seorang pria bersenjata yang memprovokasi kekerasan.

Wakil kepala staf Gedung Putih Stephen Miller mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial, tanpa memberikan bukti apa pun, bahwa Pretti adalah "seorang pembunuh" yang "berusaha membunuh agen federal."

Wakil Presiden JD Vance membagikan unggahan Miller. Dia mengeluarkan unggahan lain yang menyalahkan pejabat setempat dan menggambarkan apa yang terjadi di Minneapolis sebagai "kekacauan yang direkayasa" yang merupakan "konsekuensi langsung dari agitator sayap kiri, yang bekerja sama dengan otoritas lokal."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved