Agen Imigrasi Sudah Tembak Mati 2 Warga AS di Minneapolis, tapi Trump Salahkan Demokrat

Senin, 26 Januari 2026 - 10:26 WIB
loading...
Agen Imigrasi Sudah...
Agen imigrasi federal sudah menembak mati dua warga AS di Minneapolis dalam waktu kurang dari tiga minggu. Namun, Presiden Donald Trump salahkan Partai Demokrat. Foto/The New York Times
A A A
WASHINGTON - Agen imigrasi federal sudah menembak mati dua warga Amerika Serikat (AS) di Minneapolis, Minnesota, dalam waktu kurang dari tiga minggu. Namun, Presiden Donald Trump terus menyalahkan para pejabat Partai Demokrat.

Alex Jeffrey Pretti (37), seorang perawat Amerika ditembak 10 kali hingga tewas oleh agen imigrasi federal di Minneapolis pada hari Sabtu pekan lalu. Sebelumnya, pada 7 Januari, seorang wanita bernama Renee Nicole Good (37) juga ditembak mati agen imigrasi di kota yang sama.

Pembunuhan terhadap Pretti telah memicu kemarahan di Minneapolis dan beberapa kota lain di AS.

Baca Juga: Momen Horor Agen Federal Tembak Alex Pretti 10 Kali hingga Tewas, Picu Kemarahan di Minneapolis

Setelah situasi relatif tenang pada hari Minggu, Presiden Trump dari Partai Republik mengunggah dua tulisan panjang di media sosial. Dia menyatakan bahwa Partai Demokrat telah mendorong orang-orang untuk menghalangi operasi penegakan hukum. Dia menyerukan kepada para pejabat di Minnesota untuk bekerja sama dengan petugas imigrasi dan "menyerahkan" orang-orang yang berada di AS secara ilegal.

"Tragisnya, dua warga negara Amerika telah kehilangan nyawa mereka sebagai akibat dari kekacauan yang ditimbulkan oleh Demokrat ini," tulis Trump di Truth Social.

Penolakan Trump untuk mundur dari janjinya untuk melaksanakan program deportasi terbesar dalam sejarah dan peningkatan jumlah petugas imigrasi ke kota-kota yang mayoritas Demokrat terjadi ketika semakin banyak Republikan mulai menyerukan penyelidikan yang lebih mendalam dan menyatakan ketidaknyamanan dengan beberapa taktik pemerintahan.

Trump juga mengatakan kepada The Wall Street Journal dalam sebuah wawancara pada hari Minggu bahwa pemerintahannya "sedang meninjau semuanya", tetapi dia menolak untuk mengatakan apakah agen federal yang menembak Pretti bertindak dengan tepat.

"Kami sedang melihatnya, kami sedang meninjau semuanya dan akan mengeluarkan keputusan," kata Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved