Dunia Makin Tak Stabil, Malaysia Kembangkan Drone Kamikaze dan Sistem Laser

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:30 WIB
loading...
Dunia Makin Tak Stabil,...
Malaysia kembangkan drone kamikaze dan sistem laser. Foto/X/@HRHJohorII
A A A
KUALA LUMPUR - Malaysia akan mengembangkan “drone kamikaze” dan sistem laser, sebagai bagian dari serangkaian proyek di bawah reformasi kebijakan pertahanan nasionalnya.

"Kebijakan Industri Pertahanan Nasional (NDIP) terbarunya adalah rencana jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi keamanan dan pertahanan asing dan memperkuat kapasitas industri dalam negeri," kata Menteri Pertahanan Mohamed Khaled Nordin, dilansir CNA.

Proyek-proyek utama meliputi satelit yang dikembangkan secara lokal, yang akan mengambil alih layanan pertahanan setelah kontrak yang sedang berjalan berakhir pada tahun 2029, produksi sistem amunisi jelajah, atau drone “kamikaze”, dan pengembangan sistem pertahanan laser.

Inisiatif lainnya termasuk produksi sistem radar pasif dan pengembangan simulator pertahanan.

Di bawah rencana tersebut, pemerintah akan mewajibkan setidaknya 30 persen konten lokal untuk pembelian pertahanan.

Pekerjaan pemeliharaan, perbaikan, dan perombakan (MRO) harus dilakukan oleh perusahaan lokal, kecuali selama masa garansi, dengan kontrak yang dapat diakhiri jika perusahaan gagal menunjukkan inovasi, efisiensi biaya, dan peningkatan kemampuan lokal.

Malaysia bertujuan untuk membangun keahlian lokal dalam perakitan, perbaikan, dan pembuatan berbagai sistem senjata, kata Khaled pada peluncuran kebijakan tersebut pada hari Rabu (21 Januari).

“Kebijakan ini menandai pergeseran strategis untuk memastikan pengeluaran pertahanan publik diterjemahkan menjadi kemampuan industri jangka panjang, ketahanan, dan kedaulatan, daripada terus bergantung pada pihak eksternal,” kata Khaled.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved