5 Strategi China Memenangkan Perlombaan AI, dari Murah hingga Sumber Terbuka

Minggu, 25 Januari 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
"Itu bukan lagi ceritanya," kata Boudier. "Sekarang, model terbaik adalah model sumber terbuka."

Sebuah laporan yang diterbitkan bulan lalu oleh Universitas Stanford menemukan bahwa model AI China "tampaknya telah mengejar atau bahkan melampaui" rekan-rekan global mereka - baik dalam hal kemampuan mereka, maupun jumlah orang yang menggunakannya.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan BBC, mantan wakil perdana menteri Inggris Sir Nick Clegg mengatakan bahwa ia merasa perusahaan AS terlalu fokus pada pengejaran AI yang suatu hari nanti mungkin melampaui kecerdasan manusia.

Tahun lalu, Sir Nick meninggalkan jabatannya sebagai kepala urusan global di Meta, pengembang Llama. Bos Mark Zuckerberg telah berkomitmen miliaran dolar untuk mencapai apa yang disebutnya "superintelijen."

Beberapa ahli kini menyebut ambisi ini kabur dan tidak jelas – memberikan China peluang untuk mendominasi ruang AI sumber terbuka.

"Inilah ironinya," kata Sir Nick. Dalam pertempuran antara "otokrasi terbesar di dunia" dan "demokrasi terbesar di dunia" - China dan Amerika - China "berupaya lebih keras untuk mendemokratisasi teknologi yang mereka perebutkan".

5. Mengembangkan Sumber Terbuka

Laporan Stanford juga menunjukkan bahwa China mengembangkan model sumber terbuka sebagian dapat dijelaskan oleh dukungan pemerintah.

Di sisi lain dunia, perusahaan AS seperti OpenAI berada di bawah tekanan yang kuat untuk meningkatkan pendapatan dan menjadi menguntungkan - dan sekarang beralih ke iklan untuk membantu mencapai tujuan tersebut.

Perusahaan tersebut merilis dua model sumber terbuka musim panas lalu – yang pertama dalam beberapa tahun. Tetapi mereka telah mencurahkan sebagian besar sumber daya mereka ke dalam model berpemilik untuk membantu mereka menghasilkan uang.

Bos OpenAI, Sam Altman, mengatakan kepada saya pada bulan Oktober bahwa mereka telah berinvestasi secara agresif untuk mengamankan lebih banyak daya komputasi dan kesepakatan infrastruktur dengan mitra.

"Pendapatan akan tumbuh sangat cepat, tetapi Anda harus mengharapkan kami untuk berinvestasi besar-besaran dalam pelatihan, dalam model berikutnya dan berikutnya dan berikutnya dan berikutnya," katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved