Greenland Merespons Kesepakatan Trump dan Bos NATO: Kedaulatan Adalah Garis Merah!

Jum'at, 23 Januari 2026 - 14:26 WIB
loading...
A A A
Namun presiden AS hanya memberikan sedikit detail tentang pembicaraan dengan bos NATO tersebut.

Sedangkan Rutte mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa perjanjian kerangka kerja tersebut akan mengharuskan negara-negara NATO untuk segera meningkatkan upaya di Arktik untuk menangkal ancaman dari Rusia dan China.

“Kita akan berkumpul di NATO bersama para komandan senior kita untuk membahas apa yang diperlukan,” kata Rutte kepada Reuters. “Saya tidak ragu kita dapat melakukan ini dengan cukup cepat. Tentu saja, saya berharap pada tahun 2026; saya berharap bahkan awal tahun 2026.”

Eksploitasi mineral di pulau yang kaya sumber daya itu tidak dibahas dalam pertemuan dengan Trump, kata Rutte, menambahkan bahwa negosiasi mengenai masalah ini akan berlanjut antara AS, Denmark, dan Greenland sendiri.

Juru bicara NATO Allison Hart mengatakan pada hari Kamis, "Rutte tidak mengusulkan kompromi apa pun terhadap kedaulatan selama pertemuannya dengan Presiden Trump."

Dia menambahkan bahwa pembicaraan antara Denmark, Greenland, dan AS akan berlanjut. "Bertujuan untuk memastikan bahwa Rusia dan China tidak pernah mendapatkan pijakan—secara ekonomi atau militer—di Greenland," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved