Greenland Merespons Kesepakatan Trump dan Bos NATO: Kedaulatan Adalah Garis Merah!

Jum'at, 23 Januari 2026 - 14:26 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya pada hari Kamis, Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Fox Business Network di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, bahwa “Kerangka Kerja” untuk kesepakatan masa depan yang melibatkan Greenland dan wilayah Arktik yang lebih luas akan memberikan AS “akses total”.

“Saat ini sedang dinegosiasikan detailnya. Tetapi pada dasarnya ini adalah akses total,” kata Trump kepada jaringan televisi AS tersebut, mengeklaim akses tersebut bersifat permanen. “Tidak ada akhir, tidak ada batas waktu.”

Namun Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan diskusi tentang kedaulatan Denmark tidak akan dibahas. “Itu tidak dapat diubah,” katanya.

Dia mengatakan kepada wartawan di Brussels bahwa Denmark terbuka untuk membahas pakta tahun 1951 dengan AS. “Tetapi harus dalam kerangka kerja kami sebagai negara berdaulat," ujarnya.

“Ini masih merupakan situasi yang sulit dan serius, tetapi kemajuan juga telah dicapai dalam arti bahwa kita sekarang telah mencapai hal-hal yang seharusnya. Yaitu, bahwa kita dapat membahas bagaimana kita mempromosikan keamanan bersama di wilayah Arktik,” kata Frederiksen.

Ketidakpastian seputar kerangka kerja yang diusulkan muncul sehari setelah Trump secara tak terduga mencabut ancamannya untuk mengenakan tarif 10 persen pada negara-negara Eropa yang menentang upayanya untuk menguasai Greenland dan menolak penggunaan kekuatan untuk merebut pulau tersebut.

Trump juga mengatakan mungkin ada kesepakatan yang memenuhi keinginannya untuk program pertahanan rudal Golden Dome, sebuah sistem senilai USD175 miliar yang akan menempatkan senjata AS di luar angkasa untuk pertama kalinya, dan akses ke mineral penting sambil memblokir apa yang disebutnya sebagai ambisi Rusia dan China di Arktik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Berita Terkini
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved