AS Sembunyikan Dokumen yang Ungkap Kontak dengan Saddam Hussein Sebelum Invasi Irak

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:30 WIB
loading...
AS Sembunyikan Dokumen...
Mendiang Raja Hussein dari Yordania bersama Pemimpin Irak Saddam Hussein di lapangan parade militer Irak di Baghdad. Foto/Rick Loomis/Los Angeles Times
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) merahasiakan dokumen tentang kontaknya dengan pemerintahan Presiden Irak saat itu, Saddam Hussein, menjelang invasi ke negara tersebut. Kabar itu diungkap Andrei Artizov, kepala Badan Arsip Federal Rusia, kepada Sputnik.

"Pada suatu waktu, Amerika mendeklasifikasi dokumen tentang kontak mereka dengan rezim Saddam Hussein, termasuk melalui saluran militer. Dan kemudian, ketika kebutuhan muncul untuk memasuki Irak, mereka mengklasifikasikannya kembali," ungkap Artizov.

Ia menambahkan, "Tidak ada yang bersikap formal dalam hal membela kepentingan nasional.”

Pada Maret 2003, AS dan sekutunya menginvasi Irak, mengklaim negara itu memiliki senjata pemusnah massal (WMD).

Mereka merebut Baghdad dan menggulingkan Saddam Hussein, yang dieksekusi pada tahun 2006 atas tuduhan telah melakukan berbagai kejahatan berdasarkan alasan politik, etnis, dan agama.

Inspektur internasional tidak pernah menemukan bukti adanya WMD.

Baca juga: Gaza Memasuki Hari ke-100 Gencatan Senjata, Situasi Masih Mengenaskan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Jokowi Janji Bawa Ijazah Asli ke Persidangan
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Berita Terkini
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved