Mengapa India Awasi Ketat Masjid dan Madrasah di Kashmir?

Selasa, 20 Januari 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
“Masjid adalah tempat suci yang dimaksudkan untuk beribadah, bimbingan, dan pelayanan masyarakat, dan urusan keagamaan internal mereka tidak dapat dikenai pengawasan yang mengganggu,” kata MMU dalam sebuah pernyataan, mendesak pemerintah untuk menghentikan kegiatan tersebut, yang menurut mereka “menciptakan ketakutan dan merusak kepercayaan di dalam komunitas Muslim”.

Baca Juga: Presiden Jerman Tuding Warganya Malas Bekerja dan Sering Sakit-sakitan

Hafiz Nasir Mir telah bekerja sebagai imam selama sekitar 15 tahun dan saat ini memimpin salat harian di sebuah masjid di daerah Lal Bazar, Srinagar. Ia juga menerima formulir tersebut tetapi belum mengisinya karena alasan privasi.

“Jika ini hanya sekadar dokumen, polisi tidak akan meminta begitu banyak detail pribadi berulang kali,” kata Mir, 38, kepada Al Jazeera.

“Mereka juga menginginkan informasi tentang kerabat yang tinggal di luar Kashmir atau bahkan di luar India. Ini adalah masalah keluarga pribadi dan bukan hal-hal yang dimaksudkan untuk catatan polisi… Ketika pihak berwenang mulai meminta detail seperti itu pada tingkat ini, hal itu membuat Anda khawatir tentang bagaimana informasi tersebut mungkin digunakan di kemudian hari.”

Wilayah Himalaya Kashmir diklaim oleh India dan Pakistan, yang menguasai sebagian wilayah tersebut dan telah berperang tiga kali memperebutkannya sejak kemerdekaan mereka dari pemerintahan Inggris pada tahun 1947. China juga menguasai sebagian kecil tanah Kashmir.

Pasal 370 Konstitusi India memberikan otonomi parsial kepada Kashmir yang dikelola India atas hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan, pekerjaan, dan kepemilikan tanah. Namun, pada tahun 2019, pemerintah sayap kanan Perdana Menteri Narendra Modi mencabut undang-undang tersebut dan membagi wilayah tersebut menjadi dua wilayah yang diperintah secara federal – Jammu dan Kashmir, dan Ladakh.

Sejak saat itu, kendali langsung New Delhi atas Kashmir telah menyebabkan pembatasan kebebasan beragama, termasuk penolakan hak-hak lainnya.

Masjid utama di wilayah tersebut, Masjid Jamia di Srinagar, ditutup selama hampir dua tahun setelah langkah tahun 2019, dan masih sering ditutup dan dibatasi jumlah orang yang diizinkan berkumpul untuk salat Id.

India mengatakan pembatasan tersebut bersifat sementara, menyebutnya sebagai langkah pencegahan untuk menjaga ketertiban umum dan mengekang “militansi lintas batas” – merujuk pada dugaan dukungan Pakistan terhadap pemberontak Kashmir. Pakistan menolak tuduhan India, mengatakan bahwa mereka hanya memberikan dukungan diplomatik kepada perjuangan rakyat Kashmir untuk menentukan nasib sendiri.

Seorang analis politik mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pemetaan masjid menimbulkan pertanyaan serius tentang privasi dan kebebasan beragama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved