Presiden Jerman Tuding Warganya Malas Bekerja dan Sering Sakit-sakitan

Senin, 19 Januari 2026 - 19:10 WIB
loading...
Presiden Jerman Tuding...
Presiden Jerman tuding warganya malas bekerja dan sering sakit=sakitan. Foto/X/@en_germany
A A A
BERLIN - Kanselir Jerman Friedrich Merz meluncurkan kritik baru terhadap etos kerja negaranya, mempertanyakan mengapa karyawan mengambil cuti sakit rata-rata "hampir tiga minggu" setiap tahunnya alih-alih bekerja lebih keras untuk meningkatkan perekonomian nasional yang semakin menurun.

Berkampanye di Baden-Wurttemberg pekan lalu, Merz menargetkan sistem surat keterangan sakit melalui telepon, yang diperkenalkan selama pandemi virus corona, dan bertanya-tanya "apakah itu masih masuk akal saat ini?"

"Apakah itu benar-benar tepat? Apakah itu benar-benar perlu?" tanyanya, menurut Der Spiegel. Ia mengutip data tahun 2024 yang menunjukkan 14,5 hari sakit per karyawan, angka yang mewakili "hampir tiga minggu di mana orang-orang di Jerman tidak bekerja karena sakit."

“Pada akhirnya, kita semua harus bekerja sama… untuk mencapai tingkat kinerja ekonomi yang lebih tinggi daripada yang kita capai saat ini,” katanya.

Baca Juga: Siapa yang Menguasai Greenland Akan Jadi Pemimpin Dunia? Ini 5 Alasannya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved