Bagaimana Venezuela Punya Minyak Terbesar di Dunia tapi Jadi Negara Miskin? Ini Penjelasannya

Senin, 19 Januari 2026 - 13:34 WIB
loading...
Bagaimana Venezuela...
Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, tapi menjadi negara miskin. Foto/Security Affairs
A A A
CARACAS - Pada awal abad lalu, Venezuela dianggap sebagai ekonomi terkemuka di Amerika Selatan. Setidaknya sebagian dari ceritanya adalah bahwa negara tersebut menemukan cadangan minyak yang sangat besar pada tahun 1922.

Saat ini, negara tersebut memiliki cadangan terbesar di antara semua negara di dunia, 303 miliar barel. Meskipun kedengarannya bagus di atas kertas, hal itu tidak mengubah fakta bahwa ekonominya adalah yang termiskin di Amerika Selatan. Teka-tekinya adalah, bagaimana bisa menjadi begitu buruk dengan semua kekayaan minyak yang menunggu untuk dimonetisasi?

Langkah besar pertama yang salah arah terjadi pada tahun 1976, ketika pemerintah Venezuela memutuskan untuk menasionalisasi semua perusahaan minyak asing di negara tersebut. Sebagai gantinya, bisnis minyak baru yang diperoleh tersebut secara luas ditempatkan di bawah perusahaan minyak milik negara, PetrĂ³leos de Venezuela, S.A. (PDVSA).

Baca Juga: Terungkap! Maduro Diam-diam Kirim 127 Ton Emas Venezuela ke Swis, Ini Alasannya

Namun, yang mungkin mengejutkan, perekonomian awalnya tidak runtuh. "Yang membuatnya tetap bertahan adalah mereka masih memproduksi minyak," kata Robert Wright, seorang profesor tamu sejarah di Universitas Austin, kepada FOX Business, Senin (19/1/2026). "Bahkan bagi seorang sosialis pun butuh waktu untuk mengacaukannya."

Venezuela Menuju Sosialisme Sepenuhnya


Perubahan selanjutnya terjadi dengan terpilihnya Hugo Chavez sebagai pemimpin Venezuela pada tahun 1998. Setahun kemudian, dia memperkenalkan "Rencana Bolivar". "Yang berisi tujuan yang melibatkan program pengentasan kemiskinan yang mencakup pembangunan jalan, pembangunan perumahan, dan vaksinasi massal," kata kelompok think tank Council on Foreign Relations (CFR) yang berbasis di Amerika Serikat.

Keinginan pemerintah mungkin tampak penuh belas kasih, tetapi pada kenyataannya, Chavez segera membawa negaranya menuju sosialisme sepenuhnya.

Pada tahun 2002, pemerintahan Chavez memecat para eksekutif puncak di PDVSA dan 18.000 pekerja lainnya, banyak di antaranya sangat terampil dalam ekstraksi minyak bumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved