Negara-negara NATO Kerahkan Tentara ke Greenland, Rusia Sangat Prihatin
Jum'at, 16 Januari 2026 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
"Saya rasa pasukan di Eropa tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan presiden, dan sama sekali tidak memengaruhi tujuannya untuk mengakuisisi Greenland," kata juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, seperti dikutip Reuters.
Setelah pertemuan di Gedung Putih yang menemui jalan buntu, Trump mengulangi pernyataannya bahwa Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland jika Rusia atau China ingin mendudukinya.
Greenland dan Denmark mengatakan pulau itu tidak untuk dijual dan ancaman penggunaan kekuatan AS adalah tindakan yang gegabah.
Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, mengatakan dari Kopenhagen bahwa dia belum memiliki angka pasti untuk perluasan kehadiran pasukan NATO di Greenland yang direncanakan.
"Tetapi jelas bahwa sekarang kita akan dapat merencanakan kehadiran yang lebih besar dan lebih permanen sepanjang tahun 2026 dan itu sangat penting untuk menunjukkan bahwa keamanan di Arktik bukan hanya untuk Kerajaan Denmark, tetapi untuk seluruh NATO," katanya.
Denmark memiliki sekitar 150 personel militer dan sipil yang bekerja di Komando Arktik Gabungan di pulau itu. Jerman, Prancis, Swedia, Norwegia, Finlandia, dan Belanda telah mengatakan mereka mengirimkan staf militer untuk memulai persiapan latihan yang lebih besar akhir tahun ini.
Setelah pertemuan di Gedung Putih yang menemui jalan buntu, Trump mengulangi pernyataannya bahwa Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland jika Rusia atau China ingin mendudukinya.
Greenland dan Denmark mengatakan pulau itu tidak untuk dijual dan ancaman penggunaan kekuatan AS adalah tindakan yang gegabah.
Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, mengatakan dari Kopenhagen bahwa dia belum memiliki angka pasti untuk perluasan kehadiran pasukan NATO di Greenland yang direncanakan.
"Tetapi jelas bahwa sekarang kita akan dapat merencanakan kehadiran yang lebih besar dan lebih permanen sepanjang tahun 2026 dan itu sangat penting untuk menunjukkan bahwa keamanan di Arktik bukan hanya untuk Kerajaan Denmark, tetapi untuk seluruh NATO," katanya.
Denmark memiliki sekitar 150 personel militer dan sipil yang bekerja di Komando Arktik Gabungan di pulau itu. Jerman, Prancis, Swedia, Norwegia, Finlandia, dan Belanda telah mengatakan mereka mengirimkan staf militer untuk memulai persiapan latihan yang lebih besar akhir tahun ini.
Lihat Juga :