AS Tak Peduli 8 Negara NATO Kerahkan Tentara, Tetap Akan Caplok Greenland

Jum'at, 16 Januari 2026 - 06:30 WIB
loading...
A A A
AS memiliki sejarah panjang ingin mengakuisisi Greenland, tetapi orang-orang yang tinggal di pulau itu mengatakan komentar terbaru Trump tentang aneksasi terasa berbeda.

Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengatakan bahwa sekitar 200 tentara AS ditempatkan di Greenland, yang memiliki populasi sekitar 57.000 jiwa.

Skala peningkatan militer Eropa yang direncanakan belum diumumkan secara publik, tetapi penempatan awal tampaknya kecil. Angkatan Bersenjata Jerman mengerahkan tim pengintai yang terdiri dari 13 orang, pertama ke Kopenhagen, kemudian ke Greenland dengan personel Denmark.

Pada Rabu malam, sebuah pesawat Angkatan Udara Denmark mendarat di bandara Nuuk dan personel berseragam militer turun. Swedia mengirimkan tiga perwira, Norwegia dua.

Prancis mengirimkan sekitar 15 spesialis gunung, yang akan diperkuat dalam beberapa hari mendatang oleh aset darat, udara, dan laut, kata Presiden Prancis Emmanuel Macron.

"Prancis dan Uni Eropa harus tegas dalam menegakkan kedaulatan teritorial," katanya.

Seorang perwira Inggris bergabung dengan kelompok pengintaian. Belanda mengatakan akan mengirimkan satu perwira Angkatan Laut. Finlandia akan mengirimkan dua perwira penghubung militer.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Berita Terkini
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved