AS Tak Peduli 8 Negara NATO Kerahkan Tentara, Tetap Akan Caplok Greenland
Jum'at, 16 Januari 2026 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Denmark memiliki sekitar 150 personel militer dan sipil yang bekerja di Komando Arktik Gabungan di pulau itu. Jerman, Prancis, Swedia, Norwegia, Finlandia, dan Belanda telah mengatakan mereka mengirimkan staf militer untuk memulai persiapan latihan yang lebih besar akhir tahun ini.
Negara-negara terkemuka Uni Eropa telah mendukung Denmark, memperingatkan bahwa perebutan wilayah NATO oleh militer AS dapat mengakhiri aliansi militer yang dipimpin oleh Washington tersebut.
Marc Jacobsen, seorang profesor di Royal Danish Defence College, mengatakan pengerahan militer Eropa ke Greenland mengirimkan dua pesan kepada pemerintahan AS.
"Salah satunya adalah untuk mencegah, untuk menunjukkan bahwa 'jika Anda memutuskan untuk melakukan sesuatu secara militer, kami siap membela Greenland'," katanya.
"Dan tujuan lainnya adalah untuk mengatakan, 'Baiklah, kami menanggapi kritik Anda dengan serius, kami meningkatkan kehadiran kami, menjaga kedaulatan kami, dan meningkatkan pengawasan di Greenland.'"
Sementara itu, Rusia mengatakan pada hari Kamis bahwa pembicaraan NATO tentang Moskow dan Beijing sebagai ancaman bagi Greenland adalah mitos yang dirancang untuk memicu histeria dan memperingatkan bahaya peningkatan konfrontasi di wilayah tersebut.
Namun, setiap upaya untuk mengabaikan kepentingan Rusia di Arktik tidak akan dibiarkan begitu saja, kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia.
Hanya ada sedikit bukti bahwa sejumlah besar kapal China dan Rusia berlayar di dekat pantai Greenland sebagaimana yang diklaim AS.
Negara-negara terkemuka Uni Eropa telah mendukung Denmark, memperingatkan bahwa perebutan wilayah NATO oleh militer AS dapat mengakhiri aliansi militer yang dipimpin oleh Washington tersebut.
Marc Jacobsen, seorang profesor di Royal Danish Defence College, mengatakan pengerahan militer Eropa ke Greenland mengirimkan dua pesan kepada pemerintahan AS.
"Salah satunya adalah untuk mencegah, untuk menunjukkan bahwa 'jika Anda memutuskan untuk melakukan sesuatu secara militer, kami siap membela Greenland'," katanya.
"Dan tujuan lainnya adalah untuk mengatakan, 'Baiklah, kami menanggapi kritik Anda dengan serius, kami meningkatkan kehadiran kami, menjaga kedaulatan kami, dan meningkatkan pengawasan di Greenland.'"
Sementara itu, Rusia mengatakan pada hari Kamis bahwa pembicaraan NATO tentang Moskow dan Beijing sebagai ancaman bagi Greenland adalah mitos yang dirancang untuk memicu histeria dan memperingatkan bahaya peningkatan konfrontasi di wilayah tersebut.
Namun, setiap upaya untuk mengabaikan kepentingan Rusia di Arktik tidak akan dibiarkan begitu saja, kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia.
Hanya ada sedikit bukti bahwa sejumlah besar kapal China dan Rusia berlayar di dekat pantai Greenland sebagaimana yang diklaim AS.
Lihat Juga :