Perundingan AS dan Denmark Tak Ngaruh, Trump Ngotot Akan Caplok Greenland

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WIB
loading...
Perundingan AS dan Denmark...
Perundingan AS dan Denmark di Gedung Putih gagal mengubah pendirian Presiden AS Donald Trump untuk tetap mencaplok Greenland. Foto/NASA
A A A
WASHINGTON - Pertemuan tingkat tinggi antara para pejabat Amerika Serikat (AS) dan Denmark di kompleks Gedung Putih pada hari Rabu tidak mengubah pendirian Presiden AS Donald Trump untuk mengambil alih Greenland. Sikap Trump ini memaksa negara-negara NATO Eropa mengerahkan pasukan ke pulau otonom Denmark itu sebagai langkah antisipasi.

Trump menegaskan kembali pandangannya bahwa apa pun yang kurang dari kendali penuh AS atas Greenland adalah "tidak dapat diterima."

Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan dengan Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengatakan bahwa masih ada "ketidaksepakatan mendasar" dengan Trump, yang mengatakan bahwa Amerika harus menguasai Greenland untuk melindunginya dari China dan Rusia.

Baca Juga: 3 Negara NATO Kerahkan Tentara ke Greenland, Waswas Dicaplok AS

"Kami tidak berhasil mengubah posisi Amerika," kata Rasmussen, seperti dikutip dari The New York Times, Kamis (15/1/2026).

"Jelas bahwa presiden memiliki keinginan untuk menaklukkan Greenland," katanya lagi.

Eskalasi krisis mungkin telah dihindari, untuk saat ini, oleh apa yang disebut Rasmussen sebagai kesepakatan antara kedua pihak untuk membentuk "kelompok kerja" mengenai masalah ini, yang menurutnya akan berkumpul dalam beberapa minggu mendatang.

Namun, tidak jelas apakah kompromi dimungkinkan. Tuntutan Trump untuk kepemilikan Greenland tampaknya tidak dapat didamaikan dengan desakan Denmark bahwa mereka tidak akan menjual atau menyerahkan wilayah yang jarang penduduknya itu.

Denmark telah menguasai Greenland selama berabad-abad, termasuk sebagai koloni, meskipun saat ini pulau itu sebagian besar memiliki pemerintahan sendiri. Pemerintah Denmark terus memberikan subsidi ekonomi dan keamanan kepada pulau berpenduduk sekitar 56.000 jiwa itu dan mendukung jalur bertahapnya menuju kemerdekaan.

Pada Rabu pagi, Trump mengunggah di media sosial: "Amerika Serikat membutuhkan Greenland untuk tujuan Keamanan Nasional."

"Apa pun yang kurang dari itu tidak dapat diterima," lanjut Trump.

Orang nomor satu AS itu mengatakan dia mungkin akan menggunakan kekuatan militer untuk memperoleh pulau terbesar di dunia tersebut.

Rasmussen, pada gilirannya, mengatakan pada hari Rabu bahwa kepemilikan Amerika “sama sekali tidak diperlukan” untuk memastikan pertahanan Greenland. Denmark, kata dia, bersama dengan sekutunya, telah mengambil langkah-langkah untuk menunjukkan keseriusannya.

Kementerian Pertahanan Denmark telah mengumumkan bahwa mereka akan melakukan latihan militer tambahan di pulau itu yang menampilkan pesawat, kapal, dan tentara dari militer mereka sendiri dan sekutu NATO mereka. Setidaknya tiga negara anggota—Jerman, Prancis, dan Swedia—mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan berkontribusi pada latihan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Comeback Dramatis, Korea...
Comeback Dramatis, Korea Selatan Tekuk Republik Ceko 2-1
Kontroversi Wilton Sampaio:...
Kontroversi Wilton Sampaio: Wasit Brasil yang Keluarkan 3 Kartu Merah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved