Iran Tepis 12.000 Orang Tewas dalam Demo Rusuh: 'Itu Dilebih-lebihkan, Hanya Ratusan'

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:06 WIB
loading...
Iran Tepis 12.000 Orang...
Iran tepis jumlah korban tewas dalam demo rusuh mencapai 12.000 orang. Menurut Teheran, hanya ratusan orang tewas dan itu bukan hasil represi aparat negara. Foto/Screenshot video CBS News
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menepis laporan dari tokoh oposisi dan putra mahkota yang diasingkan; Reza Pahlavi, terkait jumlah korban tewas dalam demo rusuh yang mencapai 12.000 orang. Menurutnya, angka yang benar hanya ratusan orang dan itu bukan akibat represi aparat negara.

Araghchi menyalahkan Israel dan "elemen teroris" asing atas kerusuhan di dalam negeri. Itu disampaikan selama wawancara yang penuh perdebatan dengan pembawa acara Fox News, Brett Baier, pada hari Rabu.

Baca Juga: Iran Tutup Wilayah Udaranya, Serangan AS Dilaporkan Segera Terjadi

Araghchi mengatakan kekerasan selama kerusuhan bukanlah hasil represi aparat negara, tetapi bentrokan antara pasukan keamanan dan kelompok yang didukung asing yang berupaya memprovokasi Amerika Serikat untuk berperang dengan Iran.

"Itu adalah pertempuran antara pasukan keamanan kami dan elemen teroris," katanya, menggambarkan peristiwa tersebut sebagai "perang internal skala penuh".

Baier berulang kali membantah, mengutip kesaksian saksi dari dalam Iran yang menggambarkan sniper menembaki kerumunan, jumlah korban yang tinggi, dan video yang menunjukkan mayat-mayat dikeluarkan dari jalanan. Dia mengatakan bahwa laporan-laporan tersebut bertentangan dengan keterangan resmi Teheran.

Araghchi menolak laporan-laporan tersebut sebagai informasi palsu. "Rekaman yang Anda sebutkan belum pernah dilihat di Iran dan itu adalah kampanye disinformasi yang sedang berlangsung pada saat yang sama," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved