Apakah Kamu Mati? Aplikasi yang Sedang Viral di China, Ini Sebabnya

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:00 WIB
loading...
Apakah Kamu Mati? Aplikasi...
Aplikasi Apakah Kamu Mati? sedang viral di China. Foto/amarujala.com
A A A
BEIJING - Satu aplikasi yang mengharuskan orang yang tinggal sendirian untuk secara teratur mengkonfirmasi mereka masih hidup dilaporkan menjadi unduhan berbayar teratas di App Store Apple di China. Fenomena ini menggarisbawahi meningkatnya kekhawatiran sosial yang didorong pergeseran demografis yang cepat di negara tersebut.

Aplikasi tersebut, yang dikenal sebagai ‘Si Le Ma’ dalam bahasa Mandarin (diterjemahkan sebagai “Apakah Kamu Mati?” dalam bahasa Inggris), berfungsi sebagai sistem check-in digital.

Aplikasi ini berharga 8 yuan, atau sekitar USD1,15, untuk diunduh. Diluncurkan pada pertengahan tahun 2025, unduhannya melonjak hanya pada awal Januari, menurut laporan media China.

Pengguna harus menekan tombol untuk memberi sinyal bahwa mereka aman, dan jika mereka gagal melakukannya selama dua hari berturut-turut, aplikasi secara otomatis mengirimkan peringatan ke kontak darurat yang telah dipilih sebelumnya.

Peningkatan popularitasnya bertepatan dengan dua tren yang tumpang tindih: semakin banyak anak muda China yang memilih hidup sendirian daripada menikah dan memiliki anak, dan populasi lansia yang semakin meluas dan semakin terisolasi tanpa dukungan keluarga di dekatnya.

Salah satu dari tiga pencipta muda aplikasi tersebut, yang hanya menyebut dirinya sebagai Lyu, mengatakan kepada media lokal bahwa aplikasi itu ditujukan untuk kaum muda yang tinggal sendirian di kota-kota besar, khususnya perempuan sekitar usia 25 tahun.

“Pengguna tersebut kemungkinan akan mengalami rasa kesepian yang kuat karena kurangnya orang untuk diajak berkomunikasi… disertai dengan… kekhawatiran tentang kejadian tak terduga yang terjadi tanpa sepengetahuan siapa pun,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved