China Kesal Dijadikan Dalih Trump untuk Mencaplok Greenland

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:27 WIB
loading...
China Kesal Dijadikan...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning minta AS tidak menjadikan China sebagai dalih untuk mencaplok Greenland dari Denmark. Foto/X @SpoxCHN_MaoNing
A A A
BEIJING - Pemerintah China kesal setelah Beijing dan Moskow dijadikan dalih oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning minta Washington tidak "mencatut" nama negara lain demi mewujudkan ambisi globalnya.

Trump mengeklaim pekan lalu bahwa AS harus mencaplok Greenland—wilayah otonom Denmark—untuk membendung Rusia dan China. Menurutnya, Beijing dan Moskow akan mengambil alih pulau terbesar di dunia itu jika Washington tidak melakukannya terlebih dahulu.

Baca Juga: AS: Denmark Menduduki Greenland

"Beijing tidak mendukung AS menggunakan China atau Rusia sebagai dalih untuk kepentingan sendiri," kata Mao dalam konferensi pers.

"Arktik memengaruhi kepentingan bersama komunitas internasional dan aktivitas Beijing di wilayah tersebut memperkuat perdamaian, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan sesuai dengan hukum internasional," paparnya, yang dilansir Russia Today, Selasa (13/1/2026).

Pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menyatakan bahwa Berlin bersedia bekerja sama dengan Trump untuk mengatasi dugaan ancaman dari kapal-kapal Rusia dan China di Arktik. Namun, pejabat Eropa lainnya menolak penilaian ancaman Trump.

Anggota Parlemen Denmark Rasmus Jarlov menyatakan klaim tentang ancaman besar dari China dan Rusia terhadap Greenland adalah "khayalan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Profil Cape Verde, Negara...
Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010
Rekomendasi
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Berita Terkini
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved