500 Demonstran Tewas Jadi Dalih Kuat AS Akan Serang Iran

Senin, 12 Januari 2026 - 14:23 WIB
loading...
A A A
BBC dan sebagian besar organisasi berita internasional lainnya tidak dapat melaporkan dari dalam Iran, dan pemerintah Iran telah memberlakukan pemadaman internet sejak Kamis, sehingga menyulitkan untuk mendapatkan dan memverifikasi informasi.

Beberapa saksi mengandalkan koneksi proxy Starlink atau televisi satelit untuk mendapatkan informasi, tetapi khawatir bahwa hal ini dapat digunakan oleh pihak berwenang untuk melacak mereka.



"Kami bahkan tidak dapat mengirim pesan teks," kata seorang sumber di Iran selatan kepada BBC, saat pemadaman internet menyeluruh terus berlanjut. "Hanya pemerintah yang mengirimkan pesan ancaman kepada orang-orang."

Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia akan berbicara dengan Elon Musk, pemilik perusahaan SpaceX yang mengoperasikan Starlink, tentang pemulihan akses internet ke Iran.

"Dia sangat pandai dalam hal semacam itu, dia memiliki perusahaan yang sangat bagus," kata Trump.

Protes ini adalah yang terbesar di Iran sejak pemberontakan pada tahun 2022, yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini, seorang wanita muda Kurdi yang ditahan oleh polisi moral karena diduga tidak mengenakan hijabnya dengan benar.

Khamenei mengatakan para demonstran berusaha untuk "menyenangkan" Trump, sementara jaksa agung Iran mengatakan siapa pun yang berdemonstrasi akan dianggap sebagai "musuh Tuhan" - pelanggaran yang dapat dihukum mati.

Ketua parlemen Iran memperingatkan AS agar tidak melakukan "kesalahan perhitungan", menambahkan bahwa jika AS menyerang Iran, baik pusat militer maupun pelabuhan Israel dan AS di kawasan itu akan menjadi sasaran yang sah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved