Donald Trump Nyatakan Dirinya Presiden Sementara Venezuela dalam Postingan yang Viral

Senin, 12 Januari 2026 - 13:42 WIB
loading...
Donald Trump Nyatakan...
Presiden AS Donald Trump menyatakan dirinya sebagai Presiden Sementara Venezuela dalam unggahan yang viral di Truth Social. Foto/Truth Social @realDonaldTrump
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menyatakan dirinya sebagai "Presiden Sementara Venezuela, Petahana Januari 2026". Dengan gaya seperti halaman Wikipedia yang diedit, sebuah gambar yang diunggah ke Truth Social, Senin (12/1/2026), menampilkan potret resminya dan mencantumkan masa jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45 dan ke-47.

Halaman Wikipedia yang sebenarnya tidak mencantumkan Trump sebagai presiden sementara Venezuela, dan belum ada badan internasional yang mengakui klaim tersebut.

Baca Juga: AS Gunakan Senjata Misterius saat Culik Maduro, Bikin Tentara Venezuela Muntah Darah

Unggahan tersebut menyusul aksi pasukan khusus Delta Force AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang kemudian yang diterbangkan ke New York bersama istrinya; Cilia Flores, untuk menghadapi tuduhan perdagangan narkoba federal. Operasi tersebut dilakukan setelah berbulan-bulan tekanan, sanksi, dan aktivitas militer AS yang menargetkan negara kaya minyak tersebut.

Maduro mengeklaim dirinya "diculik". China, Rusia, Kolombia, dan bahkan Spanyol menyebut tindakan AS sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

Beberapa jam setelah operasi militer tersebut, Trump menyatakan bahwa AS akan "menjalankan" Venezuela untuk sementara waktu, dengan alasan kekhawatiran keamanan dan kebutuhan akan transisi yang terkendali. Dia juga mengatakan AS akan mengawasi dan menjual minyak Venezuela ke pasar global selama periode sementara ini.

Di dalam negeri Venezuela, orang kepercayaan Maduro, Delcy Rodriguez, dilantik sebagai Presiden sementara. Rodriguez menolak klaim otoritas AS, menuntut pembebasan Maduro, dan menyatakan dia sebagai pemimpin sah negara tersebut.

Trump memperingatkan bahwa Rodriguez dapat "membayar harga yang sangat mahal" jika dia tidak bekerja sama dengan AS. Trump menyatakan konsekuensinya bisa lebih berat daripada Maduro, yang ditahan di New York atas tuduhan terorisme narkoba dan perdagangan narkoba.

Trump juga mengeklaim pujian setelah Venezuela mengumumkan akan membebaskan sejumlah tahanan politik sebagai isyarat untuk "mencari perdamaian."

Di Truth Social, dia mengatakan bahwa pembebasan tersebut telah terjadi "secara besar-besaran" setelah tindakan AS dan memperingatkan para tahanan yang dibebaskan untuk "jangan pernah melupakannya."

Presiden AS itu kemudian meminta perusahaan minyak besar Amerika untuk berinvestasi hingga USD100 miliar di Venezuela guna memperluas produksi minyak negara itu dengan cepat.

Berbicara dalam pertemuan di Gedung Putih dengan para eksekutif perusahaan minyak pekan lalu, Trump mengatakan AS akan memutuskan perusahaan mana yang diizinkan beroperasi di Venezuela dan membantu membangun kembali sektor minyaknya yang telah memburuk.

Dia memuji kesepakatan dengan kepemimpinan sementara Venezuela untuk memasok 50 juta barel minyak mentah ke AS dan mengatakan pengiriman dapat berlanjut tanpa batas waktu. Dia mengatakan peningkatan pasokan akan membantu menurunkan harga energi AS.

Trump juga menandatangani perintah eksekutif yang melindungi uang yang disimpan di Amerika Serikat yang berasal dari penjualan minyak Venezuela.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved