Trump Susun Rencana Invasi ke Greenland

Minggu, 11 Januari 2026 - 22:05 WIB
loading...
Trump Susun Rencana...
Presiden AS Donald Trump sedang menyusun rencana invasi ke Greenland. Foto/X
A A A
TEHERAN - Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan komandan seniornya untuk menyusun rencana invasi potensial ke Greenland. Itu akan menjadi sebuah langkah yang berpotensi menyebabkan keruntuhan total NATO.

Laporan Daily Mail pada hari Sabtu, mengutip sumber mengungkapkan Presiden AS telah lama berupaya untuk menguasai Greenland, wilayah otonom di bawah kedaulatan Denmark, dengan alasan kekhawatiran keamanan dan kebutuhan untuk mencegah Rusia dan China, sementara tidak mengesampingkan opsi militer untuk merebut pulau tersebut. Sikap ini telah membuatnya berselisih dengan anggota NATO Eropa, yang telah mendukung Denmark.

Menurut Daily Mail, Trump meminta Komando Operasi Khusus Gabungan untuk menyiapkan rencana invasi, tetapi Kepala Staf Gabungan menolak, dengan alasan bahwa langkah tersebut akan ilegal dan tidak mendapat dukungan kongres.

Sebuah sumber mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa para jenderal senior "telah mencoba mengalihkan perhatian Trump dengan membicarakan langkah-langkah yang kurang kontroversial," seperti "serangan terhadap Iran."

Baca Juga: Terus Pantau Perkembangan Iran, Israel Siagakan Militernya

Laporan tersebut mengatakan bahwa dorongan untuk merebut Greenland dipimpin oleh beberapa penasihat Trump, termasuk ajudan politik Stephen Miller, yang merasa berani setelah serangan AS baru-baru ini terhadap Venezuela dan sekarang ingin bergerak cepat untuk mengamankan pulau itu sebelum Rusia atau China dapat bertindak.

Sebuah sumber diplomatik memperingatkan bahwa invasi tersebut dapat menyebabkan "kehancuran NATO dari dalam." Ia menambahkan bahwa beberapa “pejabat Eropa menduga ini adalah tujuan sebenarnya dari faksi MAGA garis keras di sekitar Trump… Menduduki Greenland dapat memaksa Eropa untuk meninggalkan NATO. Jika Trump ingin mengakhiri NATO, ini mungkin cara yang paling mudah untuk melakukannya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved