AS Ingin Caplok Greenland, Apa yang Terjadi Jika Sesama Anggota NATO Saling Berperang?

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:03 WIB
loading...
AS Ingin Caplok Greenland,...
Amerika Serikat ingin mencaplok Greenland dari Denmark, yang memicu penentangan dari negara-negara NATO Eropa. Foto/Inspire Preneur Magazine
A A A
NUUK - Pemerintah Amerika Serikat (AS), di bawah Presiden Donald Trump, sekali lagi mengancam akan mengambil alih Greenland, baik dengan mengakuisisinya atau melalui penggunaan kekuatan militer. Washington berdalih hal itu untuk menghalau musuh Amerika di wilayah Arktik.

Greenland, yang merupakan wilayah semi-otonom Denmark, sudah menjadi tuan rumah Pangkalan Luar Angkasa Pituffik yang dioperasikan AS dalam koordinasi dengan otoritas Denmark. Baik AS maupun Denmark adalah anggota dan pendiri NATO, aliansi militer terkuat di dunia.

Baca Juga: AS Akan Beli Greenland, Setiap Warganya Diimingi Rp1,6 Miliar

Para pemimpin Eropa dan Kanada telah memberikan dukungan kepada Denmark dan Greenland, dengan mengatakan bahwa mereka sedang menyusun rencana jika Amerika Serikat benar-benar melaksanakan ancamannya.

Para analis mengatakan bahwa setiap upaya AS untuk merebut Greenland akan menjadi langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah NATO dan menimbulkan pertanyaan serius tentang kelangsungan aliansi dan batasan Pasal 5, yang dirancang untuk membela diri terhadap agresor eksternal.

Apa yang Terjadi Jika Anggota NATO Saling Berperang?


Pertahanan kolektif adalah prinsip utama NATO, di mana Pasal 5 Perjanjian Atlantik Utara menyatakan bahwa serangan bersenjata terhadap satu anggota NATO dianggap sebagai serangan terhadap semua anggota.

Ini telah menjadi janji yang mengikat sejak tahun 1949, ketika aliansi tersebut terbentuk dan telah menempa solidaritas antara Amerika Utara dan Eropa.

Karena Pasal 5 mensyaratkan persetujuan bulat dari semua anggota untuk diaktifkan, konflik antara dua anggota akan menyebabkan kebuntuan, karena aliansi tidak dapat memilih untuk berperang melawan dirinya sendiri.

Satu-satunya saat Pasal 5 diaktifkan adalah setelah serangan 11 September 2001 di AS.

Mengutip dari Al Jazeera, Minggu (11/1/2026), berikut ini contoh-contoh ketika anggota NATO menghadapi potensi konflik satu sama lain.

1. Permusuhan Inggris dan Islandia 1958–1976

Perang Ikan Kod (1958–1976) adalah serangkaian perselisihan yang meningkat antara Inggris dan Islandia mengenai hak penangkapan ikan di Atlantik Utara.

Meskipun konflik tersebut tidak pernah menjadi perang skala penuh, itu melibatkan serangkaian konfrontasi Angkatan Laut, termasuk penabrakan kapal dan gesekan diplomatik antara kedua anggota NATO.

Karena khawatir kehilangan pangkalan udara Keflavik di Islandia, yang sangat penting untuk memantau kapal selam Soviet di Samudra Atlantik utara, NATO dan AS menekan Inggris untuk mengalah. Perselisihan tersebut berakhir pada tahun 1976 dengan kemenangan diplomatik penting bagi Islandia, yang menetapkan batas 200 mil (322 km) yang tetap menjadi standar global hingga saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Mau Caplok Gaza, Anggota...
Mau Caplok Gaza, Anggota Parlemen AS Ingin Trump Dimakzulkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved