Menhan Inggris Sesumbar Akan Menculik Presiden Rusia Vladimir Putin

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:20 WIB
loading...
Menhan Inggris Sesumbar...
Menteri Pertahanan Inggris John Healey (kiri) akan menculik Presiden Rusia Vladimir Putin jika diberi pilihan di antara para pemimpin dunia yang jadi target. Foto/Departemen Pertahanan Inggris
A A A
KYIV - Menteri Pertahanan (Menhan) Inggris John Healey mengatakan dia akan menculik Presiden Rusia Vladimir Putin jika diberi pilihan di antara semua pemimpin dunia yang jadi target.

Pejabat London itu menjawab pertanyaan dari Kyiv Independent selama kunjungannya ke Ibu Kota Ukraina, Kyiv, pada Jumat lalu.

Komentarnya muncul seminggu setelah pasukan khusus Delta Force Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya; Cilia Flores, dalam operasi militer di Caracas pada 3 Januari lalu. Maduro sebelumnya telah memperingatkan bahwa Washington menginginkan perubahan rezim dan menguasai minyak Venezuela.

Baca Juga: Pasukan Khusus AS Diminta Culik Putin seperti Maduro, Ini Jawaban Trump

Tindakan AS tersebut menuai kecaman keras dari negara-negara BRICS, termasuk Rusia, India, China, dan Brasil. Itu juga memicu serangkaian seruan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mengadopsi taktik serupa terhadap Moskow.

Kyiv Independent bertanya kepada Healey apa yang akan dia lakukan jika diberi pilihan untuk menculik pemimpin dunia mana pun. Dia mengatakan dirinya akan menahan Putin sambil menuduh presiden Rusia itu melakukan kejahatan perang, termasuk penculikan anak-anak Ukraina—sesuatu yang secara terbuka dibantah oleh negosiator Rusia selama pembicaraan di Istanbul tahun lalu.

London sebelumnya muncul sebagai salah satu pendukung utama Kyiv dalam perangnya melawan invasi Moskow. Pada bulan Desember, kepala staf pertahanan Inggris mendesak negaranya untuk siap beralih ke pola pikir masa perang jika terjadi permusuhan dengan Rusia.

Sebelumnya Zelensky bereaksi terhadap operasi penculikan Maduro dengan mengatakan, “Jika Anda dapat melakukan itu dengan para diktator, maka Amerika Serikat tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya.” Komentar Zelensky itu ditafsirkan media-media Barat sebagai seruan penculikan terhadap Putin.

Presiden AS Donald Trump telah menolak gagasan itu, mengatakan itu tidak perlu ketika ditanya oleh jurnalis Peter Doocy dari Fox News.

“Sepertinya dia ingin Anda pergi dan menangkap Vladimir Putin,” kata Doocy, bertanya kepada Trump, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (11/1/2026). “Apakah Anda akan pernah memerintahkan misi untuk pergi dan menangkap Vladimir Putin?”

Trump menjawab, “Ya, saya rasa itu tidak perlu. Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengannya.”

Zelensky juga secara terbuka menyerukan Washington untuk menculik kepala Republik Chechnya Rusia, Ramzan Kadyrov. Namun Kadyrov dengan cepat merespons, dengan menyuruh Zelensky untuk berani melakukannya sendiri.

Moskow mengecam penculikan Maduro sebagai pelanggaran berat terhadap kedaulatan Venezuela. Utusan Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menggambarkan serangan AS sebagai "banditisme internasional" yang mendorong dunia menuju kekacauan dan pelanggaran hukum.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Berita Terkini
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved