Serukan Demo Terus Berlanjut, Pangeran Reza Pahlavi Siap Kembali Iran

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:45 WIB
loading...
Serukan Demo Terus Berlanjut,...
Pangeran Iran Reza Pahlavi mengaku akan kembali ke Teheran. Foto/X/@BRICSinfo
A A A
TEHERAN - Pangeran Iran Reza Pahlavi menyerukan para demonstran untuk melanjutkan demonstrasi jalanan mereka selama dua malam lagi dan merebut pusat-pusat kota, sambil mendesak para pekerja di sektor energi dan transportasi untuk memulai pemogokan nasional.

Dalam pesan yang ditujukan kepada para demonstran, Pahlavi memuji apa yang ia sebut sebagai "keberanian dan ketahanan" mereka setelah jutaan orang menanggapi seruannya untuk melakukan protes pada hari Kamis dan Jumat, mengatakan bahwa kehadiran massa mereka memberikan respons yang tegas terhadap ancaman yang dikeluarkan oleh kepemimpinan Republik Islam.

Ia mengatakan skala demonstrasi tersebut telah mengguncang pemerintahan dan mengungkap kerapuhan aparat keamanannya.

Melansir Iran International, Pahlavi mengatakan fase selanjutnya dari gerakan tersebut harus fokus pada kehadiran di jalanan yang berkelanjutan dan tekanan ekonomi, dengan alasan bahwa memutus jalur keuangan Republik Islam akan melumpuhkan kemampuannya untuk melanjutkan penindakannya.

Ia secara khusus menyerukan kepada para pekerja di sektor transportasi, minyak dan gas, dan sektor energi yang lebih luas untuk memulai pemogokan nasional.

Pangeran yang diasingkan itu mendesak para demonstran untuk kembali turun ke jalan pada Sabtu dan Minggu malam mulai pukul 6 sore, menyerukan mereka untuk membawa bendera, simbol, dan gambar nasional serta merebut kembali ruang publik.

Ia menekankan bahwa tujuan telah bergeser melampaui demonstrasi simbolis, dengan mengatakan bahwa para demonstran harus bersiap untuk merebut dan menguasai area pusat kota-kota besar.

Baca Juga: Iran Tangkap 100 Pemimpin Kerusuhan yang Berafiliasi dengan Zionis

Untuk mencapai hal ini, Pahlavi mendorong para demonstran untuk bergerak menuju pusat kota dari berbagai rute, menghubungkan kerumunan yang terpisah, dan mempersiapkan diri untuk tinggal lama di jalanan dengan mengatur persediaan dasar terlebih dahulu.

Menyampaikan pesan kepada anggota pasukan keamanan dan unit bersenjata yang telah menyatakan dukungan untuk platform pembelotan oposisi, Pahlavi mendesak mereka untuk lebih memperlambat dan mengganggu apa yang ia gambarkan sebagai "mesin penindasan" Republik Islam, dengan mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk melumpuhkannya sepenuhnya pada saat yang menentukan.

Ia juga mengatakan bahwa ia sedang mempersiapkan diri untuk kembali ke Iran, berjanji untuk berdiri bersama rakyat Iran pada apa yang ia gambarkan sebagai kemenangan "revolusi nasional," menambahkan bahwa ia percaya momen seperti itu akan segera tiba.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Militer Iran Siap Kirim...
Militer Iran Siap Kirim Pasukan untuk Bantu Pemerintah Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved