Khamenei Sebut Demonstran Hanya Mencoba Menyenangkan Trump

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:07 WIB
loading...
A A A
Dalam video lain, para demonstran berkumpul di dekat sebuah masjid setempat, ketika beberapa ledakan keras terdengar.

Video terverifikasi lainnya dari hari Kamis menunjukkan kebakaran di kantor Klub Jurnalis Muda, anak perusahaan penyiaran negara Irib, di kota Isfahan. Belum jelas apa penyebab kebakaran tersebut dan apakah ada korban luka.

Foto-foto yang diterima BBC dari Kamis malam juga menunjukkan mobil-mobil terbalik dan terbakar di bundaran Kaaj di Teheran.

Negara tersebut mengalami pemadaman internet hampir total sejak Kamis malam, dengan sedikit lalu lintas kembali pada hari Jumat, menurut kelompok pemantau internet Cloudfare dan Netblocks. Itu berarti lebih sedikit informasi yang muncul dari Iran.

Direktur IHRNGO Mahmood Amiry-Moghaddam mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "tingkat penggunaan kekerasan pemerintah terhadap para demonstran telah meningkat, dan risiko peningkatan kekerasan dan pembunuhan massal terhadap para demonstran setelah pemadaman internet sangat serius".

Peraih Nobel Shirin Ebadi telah memperingatkan kemungkinan "pembantaian" selama pemadaman internet.

Seseorang yang berhasil mengirim pesan ke BBC mengatakan bahwa ia berada di Shiraz, di Iran selatan. Ia melaporkan adanya serbuan warga ke supermarket untuk membeli makanan dan kebutuhan pokok lainnya, karena memperkirakan hari-hari yang lebih buruk akan datang.

Pemadaman internet berarti mesin ATM tidak berfungsi, dan tidak ada cara untuk membayar pembelian di toko-toko di mana kartu debit tidak dapat digunakan karena kurangnya internet.

Mahsa Alimardani, yang bekerja untuk LSM hak asasi manusia Witness, mengatakan kepada BBC di London bahwa ia belum dapat menghubungi keluarganya sejak Kamis malam.

"Sangat menimbulkan kecemasan, tidak memiliki akses informasi, tidak mengetahui apakah orang yang Anda cintai ikut serta [dalam protes] atau apakah mereka baik-baik saja," katanya.

Protes dimulai hampir dua minggu lalu dengan para pemilik toko di Teheran yang marah karena mata uang yang terus merosot, sebelum menyebar ke mahasiswa dan demonstrasi jalanan.

Protes besar terakhir terjadi pada tahun 2022, ketika demonstrasi meletus setelah kematian Mahsa Amini, seorang wanita muda Kurdi yang ditahan oleh polisi moral karena diduga tidak mengenakan hijab dengan benar.

Lebih dari 550 orang tewas dan 20.000 ditahan oleh pasukan keamanan selama beberapa bulan, menurut kelompok hak asasi manusia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved