Fatah Murka UNRWA Pecat 575 Karyawan di Gaza

Jum'at, 09 Januari 2026 - 15:04 WIB
loading...
Fatah Murka UNRWA Pecat...
Pusat kesehatan UNRWA di Deir al-Balah, Gaza. Foto/anadolu
A A A
TEPI BARAT - Gerakan Pembebasan Nasional Palestina Fatah mengutuk keputusan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) untuk memecat 575 karyawan. Fatah menggambarkan langkah tersebut sebagai "kejahatan hukum dan moral" yang memperdalam penderitaan Palestina di tengah perang dan pengepungan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu (7/1/2026) oleh Komisi Informasi di provinsi selatan, Fatah mengatakan keputusan itu tidak adil dan merupakan pelanggaran nyata terhadap hak-hak pekerja Palestina.

Mereka berpendapat pemecatan tersebut tidak dapat dipisahkan dari kondisi yang lebih luas yang dihadapi warga Palestina.

Fatah memperingatkan tindakan tersebut merampas mata pencaharian sebagian besar masyarakat di saat kesulitan yang ekstrem.

Fatah mengatakan karyawan yang terkena dampak bukan hanya staf administrasi tetapi juga keluarga pengungsi yang berjuang untuk bertahan hidup, banyak di antaranya termasuk anak-anak tanpa tempat tinggal atau sumber pendapatan yang stabil.

Mereka digambarkan sebagai salah satu komponen terpenting masyarakat Palestina, terutama selama krisis kemanusiaan saat ini.

Gerakan tersebut menyerukan Sekretaris Jenderal PBB untuk campur tangan langsung dengan manajemen UNRWA untuk membatalkan keputusan tersebut dan mempekerjakan kembali semua karyawan yang dipecat tanpa syarat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved